Perbedaan DIA dan Epic Chain: DIA diperdagangkan di Rp1.853 (kapitalisasi pasar Rp221,72M, volume 24 jam Rp21M), sedangkan Epic Chain diperdagangkan di Rp7.017 (kapitalisasi pasar Rp239,2M, volume 24 jam Rp188,67M). Perbedaan utamanya: DIA dan Epic Chain berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar DIA 119,7M / 200M DIA (60%) dibanding 33,6M / 33,6M EPIC (100%) milik Epic Chain. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DIA selama 25 Hari dan Epic Chain selama 10 Hari.
| DIA | EPIC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp221,72M | Rp239,2M |
Volume (24h) | Rp21M | Rp188,67M |
Suplai yang Beredar | 119,7M / 200M DIA (60%) | 33,6M / 33,6M EPIC (100%) |
Typical Hold Time | 25 Hari | 10 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token DIA diperdagangkan di zona netral dengan harga Rp1.910, mendekati support kunci di Rp1.881. Indikator teknis menunjukkan sinyal campuran dengan moving averages bearish namun osilator netral. Tokenomics menunjukkan 60% supply beredar dari total 200 juta token, dengan rata-rata hold time 25 hari. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan dalam beberapa pekan terakhir.
Outlook netral dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terletak pada potensi rebound dari level support, namun tekanan jual dari moving averages dan rendahnya volume trading menjadi perhatian. Investor harus waspada terhadap risiko likuiditas dan sensitivitas terhadap sentimen pasar crypto secara keseluruhan.
EPIC Chain menunjukkan sinyal bullish dengan harga saat ini Rp7.018 dan market cap Rp236,05 juta. Token telah mencapai sirkulasi penuh 100% dengan semua 33,6 juta EPIC beredar. Secara teknis, momentum bullish didukung RSI oversold di level 23.03 dan ADX mengindikasikan tren kuat, meski moving averages masih bearish. Support kunci berada di Rp6.137 dan resistance di Rp7.529.
Outlook keseluruhan netral-bullish dengan peluang rebound dari level oversold, namun risiko volatilitas tinggi karena market cap kecil. Investor perlu waspada terhadap likuiditas terbatas dan kurangnya update fundamental terkini yang dapat mempengaruhi pergerakan harga.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
DIA (Decentralised Information Asset) adalah platform oracle open-source yang memungkinkan pelaku pasar untuk mencari, menyediakan, dan berbagi data yang dapat dipercaya. DIA bertujuan menjadi ekosistem data keuangan terbuka dalam ekosistem smart contract keuangan, yang menghubungkan analis data, penyedia data, dan pengguna data. Secara umum, DIA menyediakan jembatan yang andal dan dapat diverifikasi antara data off-chain dari berbagai sumber dan smart contract on-chain, yang dapat digunakan untuk membangun berbagai DApp keuangan.
Selengkapnya di halaman DIA →Epic Chain (EPIC), penerus Ethernity Chain (ERN), disetujui oleh 97,1% komunitas dan kini beroperasi sebagai blockchain ETH Layer 2. Berfokus pada Aset Dunia Nyata (RWA) dan hiburan, platform ini mengintegrasikan keamanan berbasis AI, DRM, dan teknologi Web3. Dengan pasar hiburan diperkirakan mencapai $3,5 triliun pada 2030, Epic Chain memungkinkan merek global membawa franchise mereka ke blockchain, termasuk tokoh ikonik seperti Messi, Shaq, dan Muhammad Ali. Kini, Epic memperluas jangkauannya ke franchise hiburan terkemuka dengan skalabilitas, keamanan, dan efisiensi yang lebih baik.
Selengkapnya di halaman EPIC →