Perbedaan DIA dan Ethena: DIA diperdagangkan di Rp1.844 (kapitalisasi pasar Rp219,88M, volume 24 jam Rp23,12M), sedangkan Ethena diperdagangkan di Rp1.428 (kapitalisasi pasar Rp13,66T, volume 24 jam Rp1,64T). Perbedaan utamanya: Ethena jauh lebih besar — sekitar 62,1× kapitalisasi pasar DIA, dan suplai beredar DIA 119,7M / 200M DIA (60%) dibanding 9,6B / 15B ENA (64%) milik Ethena. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DIA selama 25 Hari dan Ethena selama 42 Hari.
| DIA | ENA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp219,88M | Rp13,66T |
Volume (24h) | Rp23,12M | Rp1,64T |
Suplai yang Beredar | 119,7M / 200M DIA (60%) | 9,6B / 15B ENA (64%) |
Typical Hold Time | 25 Hari | 42 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
DIA (Decentralised Information Asset) adalah platform oracle open-source yang memungkinkan pelaku pasar untuk mencari, menyediakan, dan berbagi data yang dapat dipercaya. DIA bertujuan menjadi ekosistem data keuangan terbuka dalam ekosistem smart contract keuangan, yang menghubungkan analis data, penyedia data, dan pengguna data. Secara umum, DIA menyediakan jembatan yang andal dan dapat diverifikasi antara data off-chain dari berbagai sumber dan smart contract on-chain, yang dapat digunakan untuk membangun berbagai DApp keuangan.
Selengkapnya di halaman DIA →Ethena adalah protokol dolar sintetis yang dibangun di Ethereum yang akan memberikan solusi native kripto untuk uang yang tidak bergantung pada infrastruktur sistem perbankan tradisional, bersamaan dengan instrumen tabungan dalam dolar yang dapat diakses secara global — 'Internet Bond'.
Selengkapnya di halaman ENA →