Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Diagnos Laboratorium Utama Tbk. (DGNS) vs Wilton Makmur Indonesia Tbk. (SQMI)

Diagnos Laboratorium Utama Tbk.Trading
Wilton Makmur Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Diagnos Laboratorium Utama Tbk. dan Wilton Makmur Indonesia Tbk.: Diagnos Laboratorium Utama Tbk. diperdagangkan di Rp232 (kapitalisasi pasar 316,25 M, volume 24 jam 41,5 rb), sedangkan Wilton Makmur Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp63 (kapitalisasi pasar 978,87 M, volume 24 jam 19,71 jt). Perbedaan utamanya: Wilton Makmur Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 3,1× kapitalisasi pasar Diagnos Laboratorium Utama Tbk., dan Wilton Makmur Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (19,71 jt vs 41,5 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

DGNSSQMI
Kapitalisasi Pasar
316,25 M978,87 M
Volume
41,5 rb19,71 jt
Lot
415197,08 rb
Perputaran
9,61 jt1,24 M
Harga Rata-rata
231,6562,75
Nilai Transaksi
9,61 jt1,24 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
23062
Volume Ekuilibrium Indikatif
2,4 rb34

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

DGNS
Lihat detail
SQMI
Lihat detail

Tentang Diagnos Laboratorium Utama Tbk.

PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk (the “Company”) was established in the Republic of Indonesia on August 29, 2007 under framework of the Domestic Capital Investment Law No. 6 Year 1968 based on Deed No.17 dated August 29, 2007, of Martinef, S.H., M.Si., Notary in Bekasi. The Company started its commercial operation in 2008.

Selengkapnya di halaman DGNS

Tentang Wilton Makmur Indonesia Tbk.

PT Renuka Coalindo Tbk (The Company) was initially established under the name PT Sanex Qianjiang Motor International. Sanex Qianjiang Motor International Tbk (the company) was established on 21 March 2000 based on Notaries Deed dated No. 180 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated July 24, 2000. The Company started the business activities with import Completely Built Up motorcycle from Chinese. The company considered public response and the potential market for motorcycle product in Indonesia then improved activity to establish motorcycle fabrication and distribution.

Selengkapnya di halaman SQMI