Perbedaan Diagnos Laboratorium Utama Tbk. dan Abadi Lestari Indonesia Tbk.: Diagnos Laboratorium Utama Tbk. diperdagangkan di Rp224 (kapitalisasi pasar 310,75 M, volume 24 jam 963,6 rb), sedangkan Abadi Lestari Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp3.260 (kapitalisasi pasar 10,06 T, volume 24 jam 688,4 rb). Perbedaan utamanya: Abadi Lestari Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 32,4× kapitalisasi pasar Diagnos Laboratorium Utama Tbk., dan Diagnos Laboratorium Utama Tbk. lebih aktif diperdagangkan (963,6 rb vs 688,4 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| DGNS | RLCO | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | 310,75 M | 10,06 T |
Volume | 963,6 rb | 688,4 rb |
Lot | 9,64 rb | 6,88 rb |
Perputaran | 217,67 jt | 2,25 M |
Harga Rata-rata | 225,89 | 3.273,17 |
Nilai Transaksi | 217,67 jt | 2,25 M |
Harga Ekuilibrium Indikatif | 226 | 3.260 |
Volume Ekuilibrium Indikatif | 1 rb | 15 |
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Berita terbaru kedua aset
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk (the “Company”) was established in the Republic of Indonesia on August 29, 2007 under framework of the Domestic Capital Investment Law No. 6 Year 1968 based on Deed No.17 dated August 29, 2007, of Martinef, S.H., M.Si., Notary in Bekasi. The Company started its commercial operation in 2008.
Selengkapnya di halaman DGNS →PT Abadi Lestari Indonesia (the Entity) was established based on Notarial Deed No. 166 of Siti Nurul Hidajah, S.H., M.Kn., Notary in Bojonegoro, dated August 11, 2014. The Entity started its commercial operations in 2014. PT Abadi Lestari Indonesia is the parent entity, whereas Edwin Pranata is the ultimate beneficial owner of the group.
Selengkapnya di halaman RLCO →