Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Diagnos Laboratorium Utama Tbk. (DGNS) vs Resource Alam Indonesia Tbk (KKGI)

Diagnos Laboratorium Utama Tbk.Trading
Resource Alam Indonesia TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Diagnos Laboratorium Utama Tbk. dan Resource Alam Indonesia Tbk: Diagnos Laboratorium Utama Tbk. diperdagangkan di Rp224 (kapitalisasi pasar 310,75 M, volume 24 jam 963,6 rb), sedangkan Resource Alam Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp272 (kapitalisasi pasar 1,34 T, volume 24 jam 732,8 rb). Perbedaan utamanya: Resource Alam Indonesia Tbk jauh lebih besar — sekitar 4,3× kapitalisasi pasar Diagnos Laboratorium Utama Tbk., dan Diagnos Laboratorium Utama Tbk. lebih aktif diperdagangkan (963,6 rb vs 732,8 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

DGNSKKGI
Kapitalisasi Pasar
310,75 M1,34 T
Volume
963,6 rb732,8 rb
Lot
9,64 rb7,33 rb
Perputaran
217,67 jt198,27 jt
Harga Rata-rata
225,89270,57
Nilai Transaksi
217,67 jt198,27 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
226272
Volume Ekuilibrium Indikatif
1 rb54

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

DGNS
Lihat detail
KKGI
Lihat detail

Tentang Diagnos Laboratorium Utama Tbk.

PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk (the “Company”) was established in the Republic of Indonesia on August 29, 2007 under framework of the Domestic Capital Investment Law No. 6 Year 1968 based on Deed No.17 dated August 29, 2007, of Martinef, S.H., M.Si., Notary in Bekasi. The Company started its commercial operation in 2008.

Selengkapnya di halaman DGNS

Tentang Resource Alam Indonesia Tbk

PT Resource Alam Indonesia Tbk (the Company) was originally established under the name PT Kurnia Kapuas Utama Glue Industries (which was subsequently changed to PT Kurnia Kapuas Utama Tbk). PT Kurnia Kapuas Glue industries founded in 1981 in Pontianak, West Kalimantan and produces formalin and resin. The company supplies glue for plywood factories within the Bumi Raya Utama Group (BRU Group). The company is domestic investment.

Selengkapnya di halaman KKGI