Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Diagnos Laboratorium Utama Tbk. (DGNS) vs Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA)

Diagnos Laboratorium Utama Tbk.Trading
Japfa Comfeed Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Diagnos Laboratorium Utama Tbk. dan Japfa Comfeed Indonesia Tbk.: Diagnos Laboratorium Utama Tbk. diperdagangkan di Rp230 (kapitalisasi pasar 321,75 M, volume 24 jam 152,8 rb), sedangkan Japfa Comfeed Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp2.260 (kapitalisasi pasar 25,8 T, volume 24 jam 10,38 jt). Perbedaan utamanya: Japfa Comfeed Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 80,2× kapitalisasi pasar Diagnos Laboratorium Utama Tbk., dan Japfa Comfeed Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (10,38 jt vs 152,8 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

DGNSJPFA
Kapitalisasi Pasar
321,75 M25,8 T
Volume
152,8 rb10,38 jt
Lot
1,53 rb103,82 rb
Perputaran
35,37 jt23,52 M
Harga Rata-rata
231,492.265,33
Nilai Transaksi
35,37 jt23,52 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
2302.260
Volume Ekuilibrium Indikatif
13,46 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

DGNS
Lihat detail
JPFA
Lihat detail

Tentang Diagnos Laboratorium Utama Tbk.

PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk (the “Company”) was established in the Republic of Indonesia on August 29, 2007 under framework of the Domestic Capital Investment Law No. 6 Year 1968 based on Deed No.17 dated August 29, 2007, of Martinef, S.H., M.Si., Notary in Bekasi. The Company started its commercial operation in 2008.

Selengkapnya di halaman DGNS

Tentang Japfa Comfeed Indonesia Tbk.

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (the Company) was established within the framework of the Foreign Capital Investment Law No. 1 year 1967 based on Notarial Deed No. 59 dated January 18, 1971 of Djojo Muljadi, S.H., public notary, as amended by Notarial Deed No. 60 dated Februari 15, 1972, of the same notary. Japfa is currently the second largest animal feed producer in Indonesia with an estimated market share of around 35% in the domestic poultry feed market. The company was originally involved in the production of copra extraction pellets

Selengkapnya di halaman JPFA