Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Diagnos Laboratorium Utama Tbk. (DGNS) vs Indonesian Tobacco Tbk. (ITIC)

Diagnos Laboratorium Utama Tbk.Trading
Indonesian Tobacco Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Diagnos Laboratorium Utama Tbk. dan Indonesian Tobacco Tbk.: Diagnos Laboratorium Utama Tbk. diperdagangkan di Rp232 (kapitalisasi pasar 316,25 M, volume 24 jam 40,3 rb), sedangkan Indonesian Tobacco Tbk. diperdagangkan di Rp224 (kapitalisasi pasar 212,6 M, volume 24 jam 254,3 rb). Perbedaan utamanya: Diagnos Laboratorium Utama Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Indonesian Tobacco Tbk. lebih aktif diperdagangkan (254,3 rb vs 40,3 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

DGNSITIC
Kapitalisasi Pasar
316,25 M212,6 M
Volume
40,3 rb254,3 rb
Lot
4032,54 rb
Perputaran
9,34 jt57,46 jt
Harga Rata-rata
231,7225,96
Nilai Transaksi
9,34 jt57,46 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
230224
Volume Ekuilibrium Indikatif
2,4 rb39

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

DGNS
Lihat detail
ITIC
Lihat detail

Tentang Diagnos Laboratorium Utama Tbk.

PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk (the “Company”) was established in the Republic of Indonesia on August 29, 2007 under framework of the Domestic Capital Investment Law No. 6 Year 1968 based on Deed No.17 dated August 29, 2007, of Martinef, S.H., M.Si., Notary in Bekasi. The Company started its commercial operation in 2008.

Selengkapnya di halaman DGNS

Tentang Indonesian Tobacco Tbk.

PT Indonesian Tobacco Tbk (the Company) was established in Notarial Deed No. 25 dated May 16, 1955 of Public Notary H. Chusen Bisri, S.H. under the name of N.V. Indonesian Tobacco & Industrial Company approved by the Minister of Justice of the deed of Establishment Republic of Indonesia in Decision Letter No. J.A.5/61/3 dated June 16, 1955 and was published in State Gazette of the Republic of Indonesia No. 478 dated June 22, 1956, Supplement No. 50.

Selengkapnya di halaman ITIC