Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Diagnos Laboratorium Utama Tbk. (DGNS) vs Indomobil Sukses Internasional Tbk. (IMAS)

Diagnos Laboratorium Utama Tbk.Trading
Indomobil Sukses Internasional Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Diagnos Laboratorium Utama Tbk. dan Indomobil Sukses Internasional Tbk.: Diagnos Laboratorium Utama Tbk. diperdagangkan di Rp234 (kapitalisasi pasar 316,25 M, volume 24 jam 16,6 rb), sedangkan Indomobil Sukses Internasional Tbk. diperdagangkan di Rp850 (kapitalisasi pasar 3,4 T, volume 24 jam 14,4 rb). Perbedaan utamanya: Indomobil Sukses Internasional Tbk. jauh lebih besar — sekitar 10,8× kapitalisasi pasar Diagnos Laboratorium Utama Tbk., dan Diagnos Laboratorium Utama Tbk. lebih aktif diperdagangkan (16,6 rb vs 14,4 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

DGNSIMAS
Kapitalisasi Pasar
316,25 M3,4 T
Volume
16,6 rb14,4 rb
Lot
166144
Perputaran
3,83 jt12,24 jt
Harga Rata-rata
230,78850
Nilai Transaksi
3,83 jt12,24 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
230850
Volume Ekuilibrium Indikatif
2,4 rb300

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

DGNS
Lihat detail
IMAS
Lihat detail

Tentang Diagnos Laboratorium Utama Tbk.

PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk (the “Company”) was established in the Republic of Indonesia on August 29, 2007 under framework of the Domestic Capital Investment Law No. 6 Year 1968 based on Deed No.17 dated August 29, 2007, of Martinef, S.H., M.Si., Notary in Bekasi. The Company started its commercial operation in 2008.

Selengkapnya di halaman DGNS

Tentang Indomobil Sukses Internasional Tbk.

PT Indomobil Sukses International Tbk (the Company) was initially established as a result of the merger between PT Indomulti Inti Industri Tbk (IMII) and PT Indomobil Investment corporation (IIC). The Company’s articles of association has been amended from time to time, most recently on June 30, 1999 in connection with the Company’s plans to offer shares with pre-emptive right. The Ministry of Justice has approved the amendment on July 5, 1999.

Selengkapnya di halaman IMAS