Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Diagnos Laboratorium Utama Tbk. (DGNS) vs Sumi Indo Kabel Tbk. (IKBI)

Diagnos Laboratorium Utama Tbk.Trading
Sumi Indo Kabel Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Diagnos Laboratorium Utama Tbk. dan Sumi Indo Kabel Tbk.: Diagnos Laboratorium Utama Tbk. diperdagangkan di Rp222 (kapitalisasi pasar 308 M, volume 24 jam 129,6 rb), sedangkan Sumi Indo Kabel Tbk. diperdagangkan di Rp575 (kapitalisasi pasar 691,56 M, volume 24 jam 164,7 rb). Perbedaan utamanya: Sumi Indo Kabel Tbk. jauh lebih besar — sekitar 2,2× kapitalisasi pasar Diagnos Laboratorium Utama Tbk., dan Sumi Indo Kabel Tbk. lebih aktif diperdagangkan (164,7 rb vs 129,6 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

DGNSIKBI
Kapitalisasi Pasar
308 M691,56 M
Volume
129,6 rb164,7 rb
Lot
1,3 rb1,65 rb
Perputaran
28,71 jt95,58 jt
Harga Rata-rata
221,54580,3
Nilai Transaksi
28,71 jt95,58 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
230575
Volume Ekuilibrium Indikatif
1102

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

DGNS
Lihat detail
IKBI
Lihat detail

Tentang Diagnos Laboratorium Utama Tbk.

PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk (the “Company”) was established in the Republic of Indonesia on August 29, 2007 under framework of the Domestic Capital Investment Law No. 6 Year 1968 based on Deed No.17 dated August 29, 2007, of Martinef, S.H., M.Si., Notary in Bekasi. The Company started its commercial operation in 2008.

Selengkapnya di halaman DGNS

Tentang Sumi Indo Kabel Tbk.

The Company was established on July 23, 1981 with its Head Office and Factory located in Tangerang, West Java. The Company was listed in JSX and SSX in 1990. On 1994 the Company changed status of the Company to become Foreign Capital Investment (PMA), right after participation of Sumitomo Electric Industries, Ltd., Japan which is one of the biggest in the world in cable industry and PT Perdanamulia Ekasakti.

Selengkapnya di halaman IKBI