Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Diagnos Laboratorium Utama Tbk. (DGNS) vs Champion Pacific Indonesia Tbk. (IGAR)

Diagnos Laboratorium Utama Tbk.Trading
Champion Pacific Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Diagnos Laboratorium Utama Tbk. dan Champion Pacific Indonesia Tbk.: Diagnos Laboratorium Utama Tbk. diperdagangkan di Rp224 (kapitalisasi pasar 310,75 M, volume 24 jam 963,6 rb), sedangkan Champion Pacific Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp414 (kapitalisasi pasar 384,1 M, volume 24 jam 16,2 rb). Perbedaan utamanya: Champion Pacific Indonesia Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Diagnos Laboratorium Utama Tbk. lebih aktif diperdagangkan (963,6 rb vs 16,2 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

DGNSIGAR
Kapitalisasi Pasar
310,75 M384,1 M
Volume
963,6 rb16,2 rb
Lot
9,64 rb162
Perputaran
217,67 jt6,65 jt
Harga Rata-rata
225,89410,64
Nilai Transaksi
217,67 jt6,65 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
226414
Volume Ekuilibrium Indikatif
1 rb1

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

DGNS
Lihat detail
IGAR
Lihat detail

Tentang Diagnos Laboratorium Utama Tbk.

PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk (the “Company”) was established in the Republic of Indonesia on August 29, 2007 under framework of the Domestic Capital Investment Law No. 6 Year 1968 based on Deed No.17 dated August 29, 2007, of Martinef, S.H., M.Si., Notary in Bekasi. The Company started its commercial operation in 2008.

Selengkapnya di halaman DGNS

Tentang Champion Pacific Indonesia Tbk.

PT Champion Pacific Indonesia Tbk (The Company) formerly PT Kageo Igar Jaya was established under the name of PT Igar Jaya based on Notarial deed No. 195 dated October 30, 1975, of Mohamad Said Tadjoedin, SH, Notary in Jakarta. Igar Jaya was founded in October 1975 in the Republic of Indonesia as a joint venture with Owens-Illinois, a leading glass container manufacturer in the United States, initially in the production of glass vial and ampoules to support Indonesia’s pharmaceutical industry. However since 1987, due to customer demand, the Company has expanded to the business of plastic, aluminum foil (flexible packaging) and paper folding carton packaging products as well as disposable syringe not only to meet the needs of Indonesia’s pharmaceutical industry but also its cosmetic and food industries. In 1988, the Company relinquished its joint venture status with a view to entering the global market and today has customers in 14 countries outside Indonesia. These include: Britain, Bangladesh, Canada, Guinea, Malaysia, Mauritius, Pakistan, the Philippines, Saudi Arabia, Singapore, Thailand, Trinidad & Tobago, the United States and Zaire.

Selengkapnya di halaman IGAR