Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Diagnos Laboratorium Utama Tbk. (DGNS) vs Eratex Djaja Tbk. (ERTX)

Diagnos Laboratorium Utama Tbk.Trading
Eratex Djaja Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Diagnos Laboratorium Utama Tbk. dan Eratex Djaja Tbk.: Diagnos Laboratorium Utama Tbk. diperdagangkan di Rp224 (kapitalisasi pasar 310,75 M, volume 24 jam 963,6 rb), sedangkan Eratex Djaja Tbk. diperdagangkan di Rp147 (kapitalisasi pasar 190,41 M, volume 24 jam 3,3 jt). Perbedaan utamanya: Diagnos Laboratorium Utama Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Eratex Djaja Tbk. lebih aktif diperdagangkan (3,3 jt vs 963,6 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

DGNSERTX
Kapitalisasi Pasar
310,75 M190,41 M
Volume
963,6 rb3,3 jt
Lot
9,64 rb32,95 rb
Perputaran
217,67 jt495,03 jt
Harga Rata-rata
225,89150,22
Nilai Transaksi
217,67 jt495,03 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
226147
Volume Ekuilibrium Indikatif
1 rb424

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

DGNS
Lihat detail
ERTX
Lihat detail

Tentang Diagnos Laboratorium Utama Tbk.

PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk (the “Company”) was established in the Republic of Indonesia on August 29, 2007 under framework of the Domestic Capital Investment Law No. 6 Year 1968 based on Deed No.17 dated August 29, 2007, of Martinef, S.H., M.Si., Notary in Bekasi. The Company started its commercial operation in 2008.

Selengkapnya di halaman DGNS

Tentang Eratex Djaja Tbk.

PT Eratex Djaja Tbk (the "Entity") was established in the framework of Foreign Capital Investment Law No.1, 1967 by Notarial Deed No.7 dated October 12, 1972 based on Deed prepared by Koerniatini Karim, Public Notary in Jakarta. Founded in 1972 as a joint venture company between PT Private Development Finance Company of Indonesia Ltd. and Limmen Investment Ltd., Unisouh Holding Ltd., Eastern Cotton Mills Ltd. Yarn spinning factory was built in 1973 on 17 ha of land in Probolinggo.

Selengkapnya di halaman ERTX