Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk (DGIK) vs Darya-Varia Laboratoria Tbk. (DVLA)

Nusa Konstruksi Enjiniring TbkTrading
Darya-Varia Laboratoria Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk dan Darya-Varia Laboratoria Tbk.: Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk diperdagangkan di Rp122 (kapitalisasi pasar 692,65 M, volume 24 jam 3,95 jt), sedangkan Darya-Varia Laboratoria Tbk. diperdagangkan di Rp1.585 (kapitalisasi pasar 1,76 T, volume 24 jam 1,8 rb). Perbedaan utamanya: Darya-Varia Laboratoria Tbk. jauh lebih besar — sekitar 2,5× kapitalisasi pasar Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk, dan Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk lebih aktif diperdagangkan (3,95 jt vs 1,8 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

DGIKDVLA
Kapitalisasi Pasar
692,65 M1,76 T
Volume
3,95 jt1,8 rb
Lot
39,48 rb18
Perputaran
487,6 jt2,84 jt
Harga Rata-rata
123,51.580
Nilai Transaksi
487,6 jt2,84 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
122
Volume Ekuilibrium Indikatif
336

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

DGIK
Lihat detail
DVLA
Lihat detail

Tentang Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk

PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk formerly PT Duta Graha Indah Tbk (the company) was established on 11 Jan 1982 based on Notaries Deed No.38. The Company’s articles of association has been amended several times, most recently by notarial deed No. 21 of Mr. Haryanto, S.H., dated Sep 18, 2007, concerning among others, increase Company’s authorized stock, paid up capital and public offering of stock.

Selengkapnya di halaman DGIK

Tentang Darya-Varia Laboratoria Tbk.

PT Darya-Varia Laboratoria Tbk (the Company) was established, under notarial deed No. 5 dated February 5, 1976 as amended byu deed No. 148 dated April 30, 1976 made before notary public Abdul Latief, S.H. The Company is specialized in the production of soft gelatin-based capsule.

Selengkapnya di halaman DVLA