Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja DigiByte (DGB) vs Ripple (XRP)

DigiByteTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan DigiByte dan Ripple: DigiByte diperdagangkan di Rp44,67 (kapitalisasi pasar Rp819,73M, volume 24 jam Rp52,22M), sedangkan Ripple diperdagangkan di Rp19.339 (kapitalisasi pasar Rp1.215,09T, volume 24 jam Rp19,72T). Perbedaan utamanya: Ripple jauh lebih besar — sekitar 1482,3× kapitalisasi pasar DigiByte, dan suplai beredar DigiByte 18,4B / 21B DGB (88%) dibanding 62,5B / 100B XRP (63%) milik Ripple. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DigiByte selama 22 Hari dan Ripple selama 68 Hari.

DGBXRP
Kap. Pasar
Rp819,73MRp1.215,09T
Volume (24h)
Rp52,22MRp19,72T
Suplai yang Beredar
18,4B / 21B DGB (88%)62,5B / 100B XRP (63%)
Typical Hold Time
22 Hari68 Hari

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

DigiByte

DigiByte (DGB) saat ini diperdagangkan pada Rp44,668 dengan kapitalisasi pasar Rp820,78 juta, menunjukkan sinyal teknis bearish dari rata-rata bergerak dan netral dari osilator. Harga berada di dekat resistance R1 (Rp44) dengan support kuat di S1 (Rp42). Sirkulasi token mencapai 88% dari total supply 21 juta DGB, dengan rata-rata hold time 22 hari. Tidak ada perkembangan fundamental signifikan yang dilaporkan.

Outlook jangka pendek cenderung bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang muncul jika harga bertahan di atas support kunci, namun investor perlu waspada terhadap tekanan jual berkelanjutan dan rendahnya likuiditas pasar. Risiko utama termasuk eksposur regulasi kripto dan ketergantungan pada sentimen pasar secara keseluruhan.

Ripple

XRP saat ini diperdagangkan di Rp19.415 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages, meskipun osilator netral. Token ini mengalami penurunan 43% sejak awal 2026, mendekati support kritis di Rp19.032. RSI_6 menunjukkan kondisi oversold, sementara berita terbaru mengindikasikan adopsi institusional seperti integrasi Deutsche Bank dan SG-FORGE di XRP Ledger. ETF XRP telah mencapai aset Rp14,6 triliun, namun tekanan jual masih tinggi.

Outlook jangka pendek tetap bearish dengan risiko turun ke Rp19.032, namun potensi rebound ada jika support bertahan. Peluang berasal dari adopsi bank besar dan reformasi pajak Jepang, sementara risiko utama adalah volatilitas tinggi dan sentimen pasar yang negatif. Investor harus memantau level support dan berita regulasi.

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

DGB

Belum ada data sentimen.

XRP
53% Beli47% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 68 Hari

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

Tentang DigiByte

DigiByte (DGB) adalah platform blockchain dan penciptaan aset sumber terbuka. Pengembangannya dimulai pada Oktober 2013, dan blok genesisnya ditambang pada Januari 2014 sebagai hasil percabangan Bitcoin (BTC).

Selengkapnya di halaman DGB

Tentang Ripple

Aset kripto yang diciptakan untuk menjadi alternatif yang cepat, lebih murah, dan lebih skalabel untuk aset digital lainnya dan platform pembayaran moneter yang ada seperti SWIFT. Juga merupakan aset digital asli di XRP Ledger — teknologi blockchain open-source dan terdesentralisasi yang dapat menyelesaikan transaksi dalam 3-5 detik.

Selengkapnya di halaman XRP