Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja DigiByte (DGB) vs Ripple (XRP)

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan DigiByte dan Ripple: DigiByte diperdagangkan di Rp73,32 (kapitalisasi pasar Rp1,35T, volume 24 jam Rp42,51M), sedangkan Ripple diperdagangkan di Rp17.874 (kapitalisasi pasar Rp1.124,72T, volume 24 jam Rp14,82T). Perbedaan utamanya: Ripple jauh lebih besar — sekitar 833,1× kapitalisasi pasar DigiByte, dan suplai beredar DigiByte 18,4B / 21B DGB (88%) dibanding 62,7B / 100B XRP (63%) milik Ripple. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DigiByte selama 22 Hari dan Ripple selama 69 Hari.

DGBXRP
Kap. Pasar
Rp1,35TRp1.124,72T
Volume (24h)
Rp42,51MRp14,82T
Suplai yang Beredar
18,4B / 21B DGB (88%)62,7B / 100B XRP (63%)
Typical Hold Time
22 Hari69 Hari

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

DigiByte

DigiByte (DGB) menunjukkan sinyal teknis bullish dengan harga saat ini Rp73.499, didukung oleh momentum positif dari moving averages dan indikator ADX. Token ini mendekati level resistance utama di Rp75-78, dengan support kuat di zona Rp69-73. Sirkulasi token mencapai 88% dari total supply 21 juta DGB, menunjukkan distribusi yang matang.

Outlook jangka pendek cenderung positif dengan peluang breakout di atas resistance Rp75, namun investor perlu waspada terhadap volatilitas tinggi kripto dan risiko koreksi jika gagal menembus level kunci. Risiko regulasi dan likuiditas terbatas menjadi perhatian utama dalam pasar kripto saat ini.

Ripple

XRP saat ini diperdagangkan di Rp17.986 dengan sinyal teknis bearish yang kuat, turun 43% sejak awal 2026. Token ini menunjukkan tekanan jual berkelanjutan dengan lima bulan berturut-turut merah, meskipun ada adopsi jaringan seperti integrasi Deutsche Bank dan peluncuran stablecoin EURCV di XRP Ledger. Market cap mencapai Rp1.126,42 triliun dengan sirkulasi 63% dari total supply 100 juta XRP.

Outlook jangka pendek tetap bearish karena tekanan jual dominan, namun potensi rebound ada jika support kunci Rp17.570 bertahan. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi dan sentimen negatif institusional, sementara peluang terletak pada adopsi blockchain yang terus berkembang dan kemungkinan pemulihan teknis dari level oversold.

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

DGB
38% Beli62% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 22 Hari
XRP
38% Beli62% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 69 Hari

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

Tentang DigiByte

DigiByte (DGB) adalah platform blockchain dan penciptaan aset sumber terbuka. Pengembangannya dimulai pada Oktober 2013, dan blok genesisnya ditambang pada Januari 2014 sebagai hasil percabangan Bitcoin (BTC).

Selengkapnya di halaman DGB

Tentang Ripple

Aset kripto yang diciptakan untuk menjadi alternatif yang cepat, lebih murah, dan lebih skalabel untuk aset digital lainnya dan platform pembayaran moneter yang ada seperti SWIFT. Juga merupakan aset digital asli di XRP Ledger — teknologi blockchain open-source dan terdesentralisasi yang dapat menyelesaikan transaksi dalam 3-5 detik.

Selengkapnya di halaman XRP