Perbedaan DigiByte dan Nano: DigiByte diperdagangkan di Rp44,86 (kapitalisasi pasar Rp821,3M, volume 24 jam Rp51,39M), sedangkan Nano diperdagangkan di Rp5.643 (kapitalisasi pasar Rp786,69M, volume 24 jam Rp1,76M). Perbedaan utamanya: DigiByte dan Nano berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar DigiByte 18,4B / 21B DGB (88%) dibanding 133,2M / 133,2M XNO (100%) milik Nano. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DigiByte selama 22 Hari dan Nano selama 84 Hari.
| DGB | XNO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp821,3M | Rp786,69M |
Volume (24h) | Rp51,39M | Rp1,76M |
Suplai yang Beredar | 18,4B / 21B DGB (88%) | 133,2M / 133,2M XNO (100%) |
Typical Hold Time | 22 Hari | 84 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
DigiByte (DGB) adalah platform blockchain dan penciptaan aset sumber terbuka. Pengembangannya dimulai pada Oktober 2013, dan blok genesisnya ditambang pada Januari 2014 sebagai hasil percabangan Bitcoin (BTC).
Selengkapnya di halaman DGB →Nano adalah kripto ringan sekaligus platform pembayaran yang membutuhkan sumber daya minimal dan memproses transaksi tanpa biaya. Nano dirancang agar dapat memproses transaksi cepat sehingga sebagian besar transaksinya selesai dalam waktu kurang dari satu detik.
Selengkapnya di halaman XNO →