Perbedaan DigiByte dan WEMIX: DigiByte diperdagangkan di Rp44,86 (kapitalisasi pasar Rp821,3M, volume 24 jam Rp51,39M), sedangkan WEMIX diperdagangkan di Rp4.402 (kapitalisasi pasar Rp2,19T, volume 24 jam Rp17,91M). Perbedaan utamanya: WEMIX jauh lebih besar — sekitar 2,7× kapitalisasi pasar DigiByte, dan suplai beredar DigiByte 18,4B / 21B DGB (88%) dibanding 497,9M / 590M WEMIX (85%) milik WEMIX. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DigiByte selama 22 Hari dan WEMIX selama 18 Hari.
| DGB | WEMIX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp821,3M | Rp2,19T |
Volume (24h) | Rp51,39M | Rp17,91M |
Suplai yang Beredar | 18,4B / 21B DGB (88%) | 497,9M / 590M WEMIX (85%) |
Typical Hold Time | 22 Hari | 18 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
DigiByte (DGB) adalah platform blockchain dan penciptaan aset sumber terbuka. Pengembangannya dimulai pada Oktober 2013, dan blok genesisnya ditambang pada Januari 2014 sebagai hasil percabangan Bitcoin (BTC).
Selengkapnya di halaman DGB →WEMIX3.0 adalah protokol blockchain terdesentralisasi yang berorientasi pada pengalaman dan platform, mendukung ekosistem besar dari berbagai platform Web3. Mainnet yang kompatibel dengan EVM ini menggunakan mekanisme konsensus SPoA (Stake-based Proof of Authority), menggabungkan keamanan tinggi dengan throughput transaksi yang cepat. Tata kelola dijalankan on-chain oleh 40 Node Council Partners, dengan rencana demokratisasi multi-tahap menuju desentralisasi penuh.
Selengkapnya di halaman WEMIX →