Perbedaan DigiByte dan Wanchain: DigiByte diperdagangkan di Rp44,85 (kapitalisasi pasar Rp821,3M, volume 24 jam Rp51,39M), sedangkan Wanchain diperdagangkan di Rp942,12 (kapitalisasi pasar Rp240,51M, volume 24 jam Rp39,98M). Perbedaan utamanya: DigiByte jauh lebih besar — sekitar 3,4× kapitalisasi pasar Wanchain, dan suplai beredar DigiByte 18,4B / 21B DGB (88%) dibanding 198,9M / 210M WAN (95%) milik Wanchain. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DigiByte selama 22 Hari dan Wanchain selama 25 Hari.
| DGB | WAN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp821,3M | Rp240,51M |
Volume (24h) | Rp51,39M | Rp39,98M |
Suplai yang Beredar | 18,4B / 21B DGB (88%) | 198,9M / 210M WAN (95%) |
Typical Hold Time | 22 Hari | 25 Hari |
DigiByte (DGB) adalah platform blockchain dan penciptaan aset sumber terbuka. Pengembangannya dimulai pada Oktober 2013, dan blok genesisnya ditambang pada Januari 2014 sebagai hasil percabangan Bitcoin (BTC).
Selengkapnya di halaman DGB →WAN adalah mata uang kripto asli dari blockchain Wanchain Layer 1, digunakan untuk transaksi dan eksekusi kontrak pintar (smart contract). Sebagian kecil WAN dibakar dalam setiap transaksi. Total pasokannya dibatasi hingga 210.000.000.
Selengkapnya di halaman WAN →