Perbedaan DigiByte dan VeThor Token: DigiByte diperdagangkan di Rp44,67 (kapitalisasi pasar Rp820,78M, volume 24 jam Rp51,6M), sedangkan VeThor Token diperdagangkan di Rp6,6 (kapitalisasi pasar Rp667,26M, volume 24 jam Rp25,48M). Perbedaan utamanya: DigiByte lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai DigiByte dibatasi (18,4B / 21B DGB (88%)), sedangkan VeThor Token terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DigiByte selama 22 Hari dan VeThor Token selama 40 Hari.
| DGB | VTHO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp820,78M | Rp667,26M |
Volume (24h) | Rp51,6M | Rp25,48M |
Suplai yang Beredar | 18,4B / 21B DGB (88%) | 101,4B VTHO |
Typical Hold Time | 22 Hari | 40 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
DigiByte (DGB) adalah platform blockchain dan penciptaan aset sumber terbuka. Pengembangannya dimulai pada Oktober 2013, dan blok genesisnya ditambang pada Januari 2014 sebagai hasil percabangan Bitcoin (BTC).
Selengkapnya di halaman DGB →VeThor Token adalah salah satu dari dua token yang digunakan oleh blockchain publik VeChainThor. VeChain awalnya diluncurkan pada tahun 2015, namun mengalami proses rebranding yang cukup besar pada tahun 2018. Meskipun VeChain Token (VET) adalah token native di platform, VeThor Token (VTHO) memainkan peran penting dalam fungsi keseluruhan blockchain.
Selengkapnya di halaman VTHO →