Perbedaan DigiByte dan Virtuals Protocol: DigiByte diperdagangkan di Rp44,68 (kapitalisasi pasar Rp820,78M, volume 24 jam Rp51,6M), sedangkan Virtuals Protocol diperdagangkan di Rp10.227 (kapitalisasi pasar Rp6,67T, volume 24 jam Rp652,46M). Perbedaan utamanya: Virtuals Protocol jauh lebih besar — sekitar 8,1× kapitalisasi pasar DigiByte, dan suplai beredar DigiByte 18,4B / 21B DGB (88%) dibanding 657,5M / 1B VIRTUAL (66%) milik Virtuals Protocol. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DigiByte selama 22 Hari dan Virtuals Protocol selama 19 Hari.
| DGB | VIRTUAL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp820,78M | Rp6,67T |
Volume (24h) | Rp51,6M | Rp652,46M |
Suplai yang Beredar | 18,4B / 21B DGB (88%) | 657,5M / 1B VIRTUAL (66%) |
Typical Hold Time | 22 Hari | 19 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
DigiByte (DGB) adalah platform blockchain dan penciptaan aset sumber terbuka. Pengembangannya dimulai pada Oktober 2013, dan blok genesisnya ditambang pada Januari 2014 sebagai hasil percabangan Bitcoin (BTC).
Selengkapnya di halaman DGB →Virtuals Protocol (VIRTUAL) adalah mata uang kripto yang berfokus pada peningkatan pengalaman virtual dengan menggabungkan AI dan Metaverse. Ia bertindak sebagai fondasi untuk game AI yang dapat disesuaikan dan dibagikan yang dibuat oleh orang-orang. Proyek ini bertujuan untuk memadukan kecerdasan buatan (AI) dengan dunia virtual yang imersif.
Selengkapnya di halaman VIRTUAL →