Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja DigiByte (DGB) vs TAC Protocol (TAC)

DigiByteTrading
TAC ProtocolTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan DigiByte dan TAC Protocol: DigiByte diperdagangkan di Rp45,41 (kapitalisasi pasar Rp834,01M, volume 24 jam Rp54,88M), sedangkan TAC Protocol diperdagangkan di Rp50,12 (kapitalisasi pasar Rp230,17M, volume 24 jam Rp83,86M). Perbedaan utamanya: DigiByte jauh lebih besar — sekitar 3,6× kapitalisasi pasar TAC Protocol, dan suplai DigiByte dibatasi (18,4B / 21B DGB (88%)), sedangkan TAC Protocol terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DigiByte selama 22 Hari dan TAC Protocol selama 4 Hari.

DGBTAC
Kap. Pasar
Rp834,01MRp230,17M
Volume (24h)
Rp54,88MRp83,86M
Suplai yang Beredar
18,4B / 21B DGB (88%)4,7B TAC
Typical Hold Time
22 Hari4 Hari

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

DigiByte

DigiByte (DGB) saat ini diperdagangkan pada Rp44,668 dengan kapitalisasi pasar Rp820,78 juta, menunjukkan sinyal teknis bearish dari rata-rata bergerak dan netral dari osilator. Harga berada di dekat resistance R1 (Rp44) dengan support kuat di S1 (Rp42). Sirkulasi token mencapai 88% dari total supply 21 juta DGB, dengan rata-rata hold time 22 hari. Tidak ada perkembangan fundamental signifikan yang dilaporkan.

Outlook jangka pendek cenderung bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang muncul jika harga bertahan di atas support kunci, namun investor perlu waspada terhadap tekanan jual berkelanjutan dan rendahnya likuiditas pasar. Risiko utama termasuk eksposur regulasi kripto dan ketergantungan pada sentimen pasar secara keseluruhan.

TAC Protocol

TAC Protocol menunjukkan tekanan bearish dengan harga saat ini Rp49.732 dan kapitalisasi pasar Rp235,24 juta. Sinyal teknis secara keseluruhan bearish (4 beli vs 16 jual), didorong oleh moving averages yang sangat bearish, sementara osilator netral. RSI sangat rendah di bawah 11 mengindikasikan kondisi oversold. Harga berada di dekat support S1 (Rp49) dengan resistensi utama di PP (Rp59). Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem yang signifikan dilaporkan.

Outlook keseluruhan tetap hati-hati karena momentum bearish yang kuat. Peluang mungkin muncul dari kondisi oversold jika terjadi rebound teknis, namun risiko tinggi dari volatilitas, likuiditas terbatas, dan tekanan jual berkelanjutan. Investor harus memantau ketat level support kunci untuk konfirmasi arah selanjutnya.

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

DGB

Belum ada data sentimen.

TAC
55% Beli45% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 4 Hari

Tentang DigiByte

DigiByte (DGB) adalah platform blockchain dan penciptaan aset sumber terbuka. Pengembangannya dimulai pada Oktober 2013, dan blok genesisnya ditambang pada Januari 2014 sebagai hasil percabangan Bitcoin (BTC).

Selengkapnya di halaman DGB

Tentang TAC Protocol

TAC adalah blockchain EVM-compatible pertama yang dibangun khusus untuk ekosistem TON dan Telegram. TAC menghadirkan fungsionalitas DeFi lengkap sejak awal dengan infrastruktur EVM, aplikasi DeFi unggulan yang sudah tersedia, serta likuiditas dari Ethereum dan BTC.

Selengkapnya di halaman TAC