Perbedaan DigiByte dan Space and Time: DigiByte diperdagangkan di Rp44,85 (kapitalisasi pasar Rp821,3M, volume 24 jam Rp51,39M), sedangkan Space and Time diperdagangkan di Rp140,37 (kapitalisasi pasar Rp194,8M, volume 24 jam Rp3,37T). Perbedaan utamanya: DigiByte jauh lebih besar — sekitar 4,2× kapitalisasi pasar Space and Time, dan suplai beredar DigiByte 18,4B / 21B DGB (88%) dibanding 1,4B / 5B SXT (29%) milik Space and Time. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DigiByte selama 22 Hari dan Space and Time selama 19 Hari.
| DGB | SXT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp821,3M | Rp194,8M |
Volume (24h) | Rp51,39M | Rp3,37T |
Suplai yang Beredar | 18,4B / 21B DGB (88%) | 1,4B / 5B SXT (29%) |
Typical Hold Time | 22 Hari | 19 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
DigiByte (DGB) adalah platform blockchain dan penciptaan aset sumber terbuka. Pengembangannya dimulai pada Oktober 2013, dan blok genesisnya ditambang pada Januari 2014 sebagai hasil percabangan Bitcoin (BTC).
Selengkapnya di halaman DGB →Space and Time adalah blockchain yang didukung oleh Microsoft dan dirancang khusus untuk data berbukti ZK (ZK-proven data). Dengan mengandalkan Proof of SQL, sebuah koprosesor ZK berkecepatan sub-detik, Space and Time memungkinkan smart contract, agen AI, dan aplikasi onchain untuk melakukan query terhadap data onchain maupun offchain dalam skala besar—serta memverifikasi hasilnya melalui bukti kriptografi. Hal ini menghadirkan akses data yang aman, efisien, dan tanpa perlu kepercayaan di ekosistem terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman SXT →