Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja DigiByte (DGB) vs Swell Network (SWELL)

DigiByteTrading
Swell NetworkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan DigiByte dan Swell Network: DigiByte diperdagangkan di Rp45,05 (kapitalisasi pasar Rp831,67M, volume 24 jam Rp55,44M), sedangkan Swell Network diperdagangkan di Rp13,21 (kapitalisasi pasar Rp66,3M, volume 24 jam Rp37,63M). Perbedaan utamanya: DigiByte jauh lebih besar — sekitar 12,5× kapitalisasi pasar Swell Network, dan suplai beredar DigiByte 18,4B / 21B DGB (88%) dibanding 5B / 10B SWELL (51%) milik Swell Network. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DigiByte selama 22 Hari dan Swell Network selama 20 Hari.

DGBSWELL
Kap. Pasar
Rp831,67MRp66,3M
Volume (24h)
Rp55,44MRp37,63M
Suplai yang Beredar
18,4B / 21B DGB (88%)5B / 10B SWELL (51%)
Typical Hold Time
22 Hari20 Hari

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

DigiByte

DigiByte (DGB) saat ini diperdagangkan pada Rp44,668 dengan kapitalisasi pasar Rp820,78 juta, menunjukkan sinyal teknis bearish dari rata-rata bergerak dan netral dari osilator. Harga berada di dekat resistance R1 (Rp44) dengan support kuat di S1 (Rp42). Sirkulasi token mencapai 88% dari total supply 21 juta DGB, dengan rata-rata hold time 22 hari. Tidak ada perkembangan fundamental signifikan yang dilaporkan.

Outlook jangka pendek cenderung bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang muncul jika harga bertahan di atas support kunci, namun investor perlu waspada terhadap tekanan jual berkelanjutan dan rendahnya likuiditas pasar. Risiko utama termasuk eksposur regulasi kripto dan ketergantungan pada sentimen pasar secara keseluruhan.

Swell Network

Swell Network (SWELL) saat ini diperdagangkan di zona bearish dengan harga Rp13.205, didukung oleh sinyal teknis yang mayoritas jual. Market cap mencapai Rp66,13 juta dengan supply yang sudah beredar 5 juta dari total 10 juta token. RSI menunjukkan kondisi netral, namun ADX mengindikasikan tren bearish yang kuat. Tidak ada berita atau update protokol signifikan yang tercatat dalam beberapa waktu terakhir.

Outlook keseluruhan cenderung bearish dalam jangka pendek. Peluang terbatas pada rebound jika berhasil menembus resistance di Rp13, namun risiko volatilitas tinggi dan likuiditas rendah perlu diwaspadai. Investor harus memantau pergerakan harga di sekitar level support kritis dan perkembangan ekosistem untuk sinyal perubahan tren.

Tentang DigiByte

DigiByte (DGB) adalah platform blockchain dan penciptaan aset sumber terbuka. Pengembangannya dimulai pada Oktober 2013, dan blok genesisnya ditambang pada Januari 2014 sebagai hasil percabangan Bitcoin (BTC).

Selengkapnya di halaman DGB

Tentang Swell Network

Swell Network adalah protokol liquid staking terdesentralisasi dan non-kustodian untuk Ethereum. Protokol ini mempermudah akses ke peluang DeFi sambil menjaga prinsip desentralisasi dan kebebasan dari sensor.

Selengkapnya di halaman SWELL