Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan DigiByte dan Sky: DigiByte diperdagangkan di Rp44,67 (kapitalisasi pasar Rp822,17M, volume 24 jam Rp51,04M), sedangkan Sky diperdagangkan di Rp1.064 (kapitalisasi pasar Rp24,81T, volume 24 jam Rp330,05M). Perbedaan utamanya: Sky jauh lebih besar — sekitar 30,2× kapitalisasi pasar DigiByte, dan suplai beredar DigiByte 18,4B / 21B DGB (88%) dibanding 23,3B / 23,5B SKY (100%) milik Sky. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DigiByte selama 22 Hari dan Sky selama 14 Hari.
| DGB | SKY | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp822,17M | Rp24,81T |
Volume (24h) | Rp51,04M | Rp330,05M |
Suplai yang Beredar | 18,4B / 21B DGB (88%) | 23,3B / 23,5B SKY (100%) |
Typical Hold Time | 22 Hari | 14 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
DigiByte (DGB) saat ini diperdagangkan pada harga Rp45.461 dengan kapitalisasi pasar Rp840,65 juta, menunjukkan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages meskipun osilator netral. Token ini memiliki sirkulasi 88% dari total supply 21 juta DGB dengan rata-rata hold time 22 hari. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang dilaporkan dalam beberapa waktu terakhir.
Outlook keseluruhan cenderung hati-hati dengan tekanan jual dominan. Peluang terbatas pada potensi rebound dari level support, namun risiko volatilitas tinggi dan sentimen pasar kripto yang lesu perlu diwaspadai. Investor disarankan memantau pergerakan harga di sekitar level support kunci.
Token SKY saat ini diperdagangkan pada harga Rp1.103,91 dengan kapitalisasi pasar Rp26,08 triliun, menunjukkan momentum bullish berdasarkan sinyal teknis keseluruhan. Moving average memberikan sinyal bullish dengan 7 beli vs 6 jual, sementara osilator dalam kondisi netral. Token telah mencapai tingkat sirkulasi 100% dengan supply maksimum 23,5 juta SKY. Posisi harga saat ini berada di dekat resistance R1 (Rp1.100) setelah melewati pivot point Rp1.072, mengindikasikan potensi breakout jika momentum berlanjut.
Outlook keseluruhan cenderung positif dengan momentum teknis yang kuat, namun investor perlu waspada terhadap volatilitas tinggi khas crypto dan tekanan jual di level resistance. Peluang utama terletak pada potensi breakout di atas Rp1.100, sementara risiko utama adalah koreksi menuju support S1 (Rp1.018) jika gagal mempertahankan level saat ini.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
DigiByte (DGB) adalah platform blockchain dan penciptaan aset sumber terbuka. Pengembangannya dimulai pada Oktober 2013, dan blok genesisnya ditambang pada Januari 2014 sebagai hasil percabangan Bitcoin (BTC).
Selengkapnya di halaman DGB →Sky (SKY) adalah token tata kelola dari Sky Protocol dan versi baru dari MakerDAO, yang dirancang untuk membuat DeFi lebih mudah diakses, skalabel, dan memberi lebih banyak imbalan lewat arsitektur modular dan alat non-kustodial.
Selengkapnya di halaman SKY →