Perbedaan DigiByte dan SafePal: DigiByte diperdagangkan di Rp73,5 (kapitalisasi pasar Rp1,36T, volume 24 jam Rp43,46M), sedangkan SafePal diperdagangkan di Rp4.211 (kapitalisasi pasar Rp2,1T, volume 24 jam Rp20,45M). Perbedaan utamanya: SafePal lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar DigiByte 18,4B / 21B DGB (88%) dibanding 500M / 500M SFP (100%) milik SafePal. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DigiByte selama 22 Hari dan SafePal selama 24 Hari.
| DGB | SFP | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,36T | Rp2,1T |
Volume (24h) | Rp43,46M | Rp20,45M |
Suplai yang Beredar | 18,4B / 21B DGB (88%) | 500M / 500M SFP (100%) |
Typical Hold Time | 22 Hari | 24 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
DigiByte (DGB) adalah platform blockchain dan penciptaan aset sumber terbuka. Pengembangannya dimulai pada Oktober 2013, dan blok genesisnya ditambang pada Januari 2014 sebagai hasil percabangan Bitcoin (BTC).
Selengkapnya di halaman DGB →SafePal, diluncurkan pada tahun 2018, adalah wallet mata uang kripto yang dirancang untuk membantu pengguna mengamankan dan mengelola aset digital mereka. Wallet ini menawarkan wallet perangkat keras dan perangkat lunak, yang dapat dihubungkan dan dikontrol melalui Aplikasi SafePal. Wallet ini merupakan wallet perangkat keras pertama yang menerima investasi dan dukungan dari Binance.
Selengkapnya di halaman SFP →