Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan DigiByte dan Sei: DigiByte diperdagangkan di Rp45,21 (kapitalisasi pasar Rp831,86M, volume 24 jam Rp50,59M), sedangkan Sei diperdagangkan di Rp876,14 (kapitalisasi pasar Rp6,3T, volume 24 jam Rp337,31M). Perbedaan utamanya: Sei jauh lebih besar — sekitar 7,6× kapitalisasi pasar DigiByte, dan suplai beredar DigiByte 18,4B / 21B DGB (88%) dibanding 7,2B / 10B SEI (73%) milik Sei. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DigiByte selama 22 Hari dan Sei selama 41 Hari.
| DGB | SEI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp831,86M | Rp6,3T |
Volume (24h) | Rp50,59M | Rp337,31M |
Suplai yang Beredar | 18,4B / 21B DGB (88%) | 7,2B / 10B SEI (73%) |
Typical Hold Time | 22 Hari | 41 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
DigiByte (DGB) saat ini diperdagangkan pada harga Rp45.461 dengan kapitalisasi pasar Rp840,65 juta, menunjukkan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages meskipun osilator netral. Token ini memiliki sirkulasi 88% dari total supply 21 juta DGB dengan rata-rata hold time 22 hari. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang dilaporkan dalam beberapa waktu terakhir.
Outlook keseluruhan cenderung hati-hati dengan tekanan jual dominan. Peluang terbatas pada potensi rebound dari level support, namun risiko volatilitas tinggi dan sentimen pasar kripto yang lesu perlu diwaspadai. Investor disarankan memantau pergerakan harga di sekitar level support kunci.
SEI saat ini diperdagangkan pada Rp875,96 dengan sinyal teknis bearish didominasi oleh moving averages yang menunjukkan tekanan jual. Token berada di zona support kritis antara Rp852-Rp880 dengan resistance utama di Rp898. Supply yang beredar mencapai 7,2 juta dari total 10 juta token, menunjukkan sirkulasi 73% dengan rata-rata hold time 41 hari. Market cap mencapai Rp6,39 triliun mencerminkan posisi menengah dalam ekosistem crypto.
Outlook jangka pendek cenderung hati-hati karena tekanan teknis bearish, namun fundamental jaringan yang solid dengan adopsi bertahap memberikan dasar support. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi dan ketidakpastian regulasi crypto. Peluang terletak pada breakout di atas resistance Rp898 yang bisa memicu rally, sementara break di bawah Rp852 berpotensi memperdalam koreksi.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
DigiByte (DGB) adalah platform blockchain dan penciptaan aset sumber terbuka. Pengembangannya dimulai pada Oktober 2013, dan blok genesisnya ditambang pada Januari 2014 sebagai hasil percabangan Bitcoin (BTC).
Selengkapnya di halaman DGB →Sei Network merupakan blockchain open-source Layer 1 pada umumnya yang dirancang secara khusus untuk perdagangan aset digital. Platform Sei dirancang untuk memperkaya teknologi blockchain dengan berbagai macam fitur seperti manajemen identitas, mekanisme konsensus, dan solusi skalabilitas. Tujuan platform ini adalah untuk menyederhanakan proses pengembangan aplikasi terdesentralisasi sekaligus menyediakan alat untuk interaksi pengguna yang aman dan efisien.
Selengkapnya di halaman SEI →