Perbedaan DigiByte dan Scroll: DigiByte diperdagangkan di Rp72,15 (kapitalisasi pasar Rp1,33T, volume 24 jam Rp44,83M), sedangkan Scroll diperdagangkan di Rp340,55 (kapitalisasi pasar Rp64,89M, volume 24 jam Rp39,92M). Perbedaan utamanya: DigiByte jauh lebih besar — sekitar 20,5× kapitalisasi pasar Scroll, dan suplai beredar DigiByte 18,4B / 21B DGB (88%) dibanding 190M / 1B SCR (19%) milik Scroll. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DigiByte selama 22 Hari dan Scroll selama 26 Hari.
| DGB | SCR | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,33T | Rp64,89M |
Volume (24h) | Rp44,83M | Rp39,92M |
Suplai yang Beredar | 18,4B / 21B DGB (88%) | 190M / 1B SCR (19%) |
Typical Hold Time | 22 Hari | 26 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
DigiByte (DGB) menunjukkan sinyal teknis bullish dengan harga saat ini Rp73.499, didukung oleh momentum positif dari moving averages dan indikator ADX. Token ini mendekati level resistance utama di Rp75-78, dengan support kuat di zona Rp69-73. Sirkulasi token mencapai 88% dari total supply 21 juta DGB, menunjukkan distribusi yang matang.
Outlook jangka pendek cenderung positif dengan peluang breakout di atas resistance Rp75, namun investor perlu waspada terhadap volatilitas tinggi kripto dan risiko koreksi jika gagal menembus level kunci. Risiko regulasi dan likuiditas terbatas menjadi perhatian utama dalam pasar kripto saat ini.
Scroll (SCR) saat ini diperdagangkan di Rp355,95 dengan kapitalisasi pasar Rp67,7 juta, menunjukkan posisi bearish jangka pendek berdasarkan sinyal teknikal. Token ini memiliki supply maksimum 1 juta SCR dengan 19% dalam sirkulasi dan rata-rata hold time 26 hari. Meskipun indikator osilator netral, moving averages menunjukkan tekanan jual yang kuat dengan 11 sinyal bearish versus 2 bullish.
Outlook keseluruhan cenderung hati-hati dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang utama terletak pada potensi rebound dari support level Rp318-347, sementara risiko utama adalah tekanan jual berkelanjutan dan likuiditas terbatas. Investor perlu memantau ketat level support kunci untuk menghindari kerugian lebih lanjut.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
DigiByte (DGB) adalah platform blockchain dan penciptaan aset sumber terbuka. Pengembangannya dimulai pada Oktober 2013, dan blok genesisnya ditambang pada Januari 2014 sebagai hasil percabangan Bitcoin (BTC).
Selengkapnya di halaman DGB →Scroll adalah solusi Layer 2 yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan skalabilitas jaringan Ethereum. Solusi ini memanfaatkan teknologi zkRollup, sebuah metode yang berperan penting dalam mengurangi biaya transaksi dan meningkatkan throughput transaksi di blockchain Ethereum. Dengan menggunakan zkRollups, Scroll bertujuan untuk mengatasi beberapa masalah utama yang dihadapi jaringan Ethereum saat ini, seperti gas fee yang tinggi dan kemacetan jaringan.
Selengkapnya di halaman SCR →