Perbedaan DigiByte dan Roam: DigiByte diperdagangkan di Rp44,68 (kapitalisasi pasar Rp820,78M, volume 24 jam Rp51,6M), sedangkan Roam diperdagangkan di Rp135,71 (kapitalisasi pasar Rp48,26M, volume 24 jam Rp25,49M). Perbedaan utamanya: DigiByte jauh lebih besar — sekitar 17× kapitalisasi pasar Roam, dan suplai beredar DigiByte 18,4B / 21B DGB (88%) dibanding 355,7M / 1B ROAM (36%) milik Roam. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DigiByte selama 22 Hari dan Roam selama 6 Hari.
| DGB | ROAM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp820,78M | Rp48,26M |
Volume (24h) | Rp51,6M | Rp25,49M |
Suplai yang Beredar | 18,4B / 21B DGB (88%) | 355,7M / 1B ROAM (36%) |
Typical Hold Time | 22 Hari | 6 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
DigiByte (DGB) adalah platform blockchain dan penciptaan aset sumber terbuka. Pengembangannya dimulai pada Oktober 2013, dan blok genesisnya ditambang pada Januari 2014 sebagai hasil percabangan Bitcoin (BTC).
Selengkapnya di halaman DGB →Roam adalah jaringan nirkabel terdesentralisasi terbesar di dunia. Proyek ini berfokus membangun jaringan nirkabel global dengan akses terbuka yang menyediakan koneksi otomatis, memungkinkan perpindahan mulus antar jaringan, serta menjamin konektivitas aman bagi individu, perangkat pintar, dan agen AI. Dengan memanfaatkan infrastruktur kredensial berbasis blockchain, Roam telah mendorong adopsi luas WiFi OpenRoaming, menghadirkan layanan eSIM pintar global, dan menciptakan lapisan data terlindungi privasi untuk aplikasi AI.
Selengkapnya di halaman ROAM →