Perbedaan DigiByte dan RedStone: DigiByte diperdagangkan di Rp44,68 (kapitalisasi pasar Rp820,78M, volume 24 jam Rp51,6M), sedangkan RedStone diperdagangkan di Rp2.058 (kapitalisasi pasar Rp912,37M, volume 24 jam Rp138,13M). Perbedaan utamanya: DigiByte dan RedStone berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar DigiByte 18,4B / 21B DGB (88%) dibanding 446,9M / 1B RED (45%) milik RedStone. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DigiByte selama 22 Hari dan RedStone selama 13 Hari.
| DGB | RED | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp820,78M | Rp912,37M |
Volume (24h) | Rp51,6M | Rp138,13M |
Suplai yang Beredar | 18,4B / 21B DGB (88%) | 446,9M / 1B RED (45%) |
Typical Hold Time | 22 Hari | 13 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
DigiByte (DGB) adalah platform blockchain dan penciptaan aset sumber terbuka. Pengembangannya dimulai pada Oktober 2013, dan blok genesisnya ditambang pada Januari 2014 sebagai hasil percabangan Bitcoin (BTC).
Selengkapnya di halaman DGB →RedStone ($RED) adalah jaringan oracle terdesentralisasi yang menyediakan data khusus untuk aplikasi DeFi di lebih dari 70 blockchain. Token RED mendukung staking, menjaga keamanan jaringan, dan memberikan imbalan kepada pengguna.
Selengkapnya di halaman RED →