Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja DigiByte (DGB) vs Qtum (QTUM)

DigiByteTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan DigiByte dan Qtum: DigiByte diperdagangkan di Rp44,67 (kapitalisasi pasar Rp821,14M, volume 24 jam Rp52,36M), sedangkan Qtum diperdagangkan di Rp12.261 (kapitalisasi pasar Rp1,3T, volume 24 jam Rp110,38M). Perbedaan utamanya: Qtum lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar DigiByte 18,4B / 21B DGB (88%) dibanding 106,1M / 107,8M QTUM (99%) milik Qtum. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DigiByte selama 22 Hari dan Qtum selama 68 Hari.

DGBQTUM
Kap. Pasar
Rp821,14MRp1,3T
Volume (24h)
Rp52,36MRp110,38M
Suplai yang Beredar
18,4B / 21B DGB (88%)106,1M / 107,8M QTUM (99%)
Typical Hold Time
22 Hari68 Hari

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

DigiByte

DigiByte (DGB) saat ini diperdagangkan pada Rp44,668 dengan kapitalisasi pasar Rp820,78 juta, menunjukkan sinyal teknis bearish dari rata-rata bergerak dan netral dari osilator. Harga berada di dekat resistance R1 (Rp44) dengan support kuat di S1 (Rp42). Sirkulasi token mencapai 88% dari total supply 21 juta DGB, dengan rata-rata hold time 22 hari. Tidak ada perkembangan fundamental signifikan yang dilaporkan.

Outlook jangka pendek cenderung bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang muncul jika harga bertahan di atas support kunci, namun investor perlu waspada terhadap tekanan jual berkelanjutan dan rendahnya likuiditas pasar. Risiko utama termasuk eksposur regulasi kripto dan ketergantungan pada sentimen pasar secara keseluruhan.

Qtum

QTUM saat ini diperdagangkan di Rp12.191 dengan kapitalisasi pasar Rp1,29 triliun, menunjukkan sinyal teknis bearish berdasarkan rata-rata bergerak meskipun osilator netral. Token hampir sepenuhnya beredar (99%) dengan waktu tahan rata-rata 68 hari. Berita terbaru menunjukkan minat institusional yang kuat pada sektor komputasi kuantum, namun berita ini berfokus pada ETF saham, bukan token QTUM secara langsung.

Outlook keseluruhan tetap hati-hati karena tekanan teknis bearish, dengan peluang dari minat tema kuantum yang berkembang. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi, ketidakcocokan berita dengan token QTUM, dan tekanan jual teknis yang berkelanjutan. Investor harus memantau level support kunci di Rp11.937.

Tentang DigiByte

DigiByte (DGB) adalah platform blockchain dan penciptaan aset sumber terbuka. Pengembangannya dimulai pada Oktober 2013, dan blok genesisnya ditambang pada Januari 2014 sebagai hasil percabangan Bitcoin (BTC).

Selengkapnya di halaman DGB

Tentang Qtum

QTUM (diucapkan "kuantum") adalah platform blockchain open-source dengan proof-of-stake (PoS) smart contract dan protokol transfer nilai. QTUM bertujuan untuk menyatukan kekuatan Bitcoin dan Ethereum dalam satu chain. Qtum dibangun di atas model transaksi UTXO Bitcoin, dengan fungsionalitas tambahan dari eksekusi smart contract dan DApps. Baru-baru ini, QTUM menambahkan dukungan untuk aplikasi DeFi. Per Maret 2021, ada lebih dari 20 token yang telah dibuat di blockchain Qtum.

Selengkapnya di halaman QTUM