Perbedaan DigiByte dan Echelon Prime: DigiByte diperdagangkan di Rp44,67 (kapitalisasi pasar Rp820,78M, volume 24 jam Rp51,6M), sedangkan Echelon Prime diperdagangkan di Rp3.982 (kapitalisasi pasar Rp142,03M, volume 24 jam Rp4,29M). Perbedaan utamanya: DigiByte jauh lebih besar — sekitar 5,8× kapitalisasi pasar Echelon Prime, dan suplai beredar DigiByte 18,4B / 21B DGB (88%) dibanding 35,8M / 111,1M PRIME (33%) milik Echelon Prime. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DigiByte selama 22 Hari dan Echelon Prime selama 15 Hari.
| DGB | PRIME | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp820,78M | Rp142,03M |
Volume (24h) | Rp51,6M | Rp4,29M |
Suplai yang Beredar | 18,4B / 21B DGB (88%) | 35,8M / 111,1M PRIME (33%) |
Typical Hold Time | 22 Hari | 15 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
DigiByte (DGB) adalah platform blockchain dan penciptaan aset sumber terbuka. Pengembangannya dimulai pada Oktober 2013, dan blok genesisnya ditambang pada Januari 2014 sebagai hasil percabangan Bitcoin (BTC).
Selengkapnya di halaman DGB →PRIME adalah token native dari Echelon Prime Foundation, ekosistem Web3 yang membangun masa depan Gaming. Echelon menghadirkan tools untuk mendorong inovasi dan pertumbuhan model serta ekonomi game baru. Game pertama yang mengadopsi PRIME adalah Parallel, trading card game bertema sci-fi.
Selengkapnya di halaman PRIME →