Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja DigiByte (DGB) vs MX Token (MX)

DigiByte
MX Token

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan DigiByte dan MX Token: DigiByte diperdagangkan di Rp44,85 (kapitalisasi pasar Rp822,94M, volume 24 jam Rp50,76M), sedangkan MX Token diperdagangkan di Rp29.715 (kapitalisasi pasar Rp2,72T, volume 24 jam Rp81,47M). Perbedaan utamanya: MX Token jauh lebih besar — sekitar 3,3× kapitalisasi pasar DigiByte, dan suplai beredar DigiByte 18,4B / 21B DGB (88%) dibanding 91,8M / 413,8M MX (23%) milik MX Token. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DigiByte selama 22 Hari dan MX Token selama 19 Hari.

DGBMX
Kap. Pasar
Rp822,94MRp2,72T
Volume (24h)
Rp50,76MRp81,47M
Suplai yang Beredar
18,4B / 21B DGB (88%)91,8M / 413,8M MX (23%)
Typical Hold Time
22 Hari19 Hari

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

DigiByte

DigiByte (DGB) saat ini diperdagangkan pada harga Rp45.461 dengan kapitalisasi pasar Rp840,65 juta, menunjukkan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages meskipun osilator netral. Token ini memiliki sirkulasi 88% dari total supply 21 juta DGB dengan rata-rata hold time 22 hari. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang dilaporkan dalam beberapa waktu terakhir.

Outlook keseluruhan cenderung hati-hati dengan tekanan jual dominan. Peluang terbatas pada potensi rebound dari level support, namun risiko volatilitas tinggi dan sentimen pasar kripto yang lesu perlu diwaspadai. Investor disarankan memantau pergerakan harga di sekitar level support kunci.

MX Token

MX Token saat ini diperdagangkan pada Rp29.951 dengan sinyal teknis bearish didominasi oleh indikator moving average. Token ini memiliki market cap Rp2,74T dengan sirkulasi 23% dari total supply. Posisi harga saat ini berada di antara support S1 (Rp29.773) dan pivot point (Rp29.824), menunjukkan tekanan jual jangka pendek. RSI netral di level 38 mengindikasikan ruang untuk pergerakan lebih lanjut.

Outlook keseluruhan cenderung bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang muncul jika harga dapat bertahan di atas support kunci, namun investor perlu waspada terhadap tekanan jual berkelanjutan dan rendahnya likuiditas di pasar kripto Indonesia. Hold time rata-rata 19 hari menunjukkan sentimen jangka pendek dominan.

Tentang DigiByte

DigiByte (DGB) adalah platform blockchain dan penciptaan aset sumber terbuka. Pengembangannya dimulai pada Oktober 2013, dan blok genesisnya ditambang pada Januari 2014 sebagai hasil percabangan Bitcoin (BTC).

Selengkapnya di halaman DGB

Tentang MX Token

MX adalah token crypto asli yang diluncurkan oleh bursa terpusat (CEX) MEXC pada tahun 2019. MX menjadi penggerak ekosistem MEXC dan memberikan pemegangnya akses ke fitur serta manfaat unik di dalam platform. Pemegang MX memiliki hak untuk memberikan suara dalam keputusan bisnis, berpartisipasi dalam pemilihan tim, dan menikmati akses prioritas ke berbagai kegiatan dan acara.

Selengkapnya di halaman MX