Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja DigiByte (DGB) vs Merlin Chain (MERL)

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan DigiByte dan Merlin Chain: DigiByte diperdagangkan di Rp73,13 (kapitalisasi pasar Rp1,36T, volume 24 jam Rp42,56M), sedangkan Merlin Chain diperdagangkan di Rp314,96 (kapitalisasi pasar Rp424,89M, volume 24 jam Rp23,17M). Perbedaan utamanya: DigiByte jauh lebih besar — sekitar 3,2× kapitalisasi pasar Merlin Chain, dan suplai beredar DigiByte 18,4B / 21B DGB (88%) dibanding 1,4B / 2,1B MERL (65%) milik Merlin Chain. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DigiByte selama 22 Hari dan Merlin Chain selama 10 Hari.

DGBMERL
Kap. Pasar
Rp1,36TRp424,89M
Volume (24h)
Rp42,56MRp23,17M
Suplai yang Beredar
18,4B / 21B DGB (88%)1,4B / 2,1B MERL (65%)
Typical Hold Time
22 Hari10 Hari

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

DigiByte

DigiByte (DGB) menunjukkan sinyal teknis bullish dengan harga saat ini Rp73.499, didukung oleh momentum positif dari moving averages dan indikator ADX. Token ini mendekati level resistance utama di Rp75-78, dengan support kuat di zona Rp69-73. Sirkulasi token mencapai 88% dari total supply 21 juta DGB, menunjukkan distribusi yang matang.

Outlook jangka pendek cenderung positif dengan peluang breakout di atas resistance Rp75, namun investor perlu waspada terhadap volatilitas tinggi kripto dan risiko koreksi jika gagal menembus level kunci. Risiko regulasi dan likuiditas terbatas menjadi perhatian utama dalam pasar kripto saat ini.

Merlin Chain

Token MERL saat ini diperdagangkan pada Rp318,44 dengan kapitalisasi pasar Rp430 juta, menunjukkan posisi bearish jangka pendek berdasarkan sinyal teknis. Rata-rata bergerak mengindikasikan tekanan jual yang kuat, sementara osilator berada di zona netral. Token ini memiliki supply terbatas 2,1 juta dengan 65% sudah beredar dan rata-rata hold time 10 hari, menunjukkan distribusi yang sehat di antara pemegang.

Outlook keseluruhan menunjukkan kondisi hati-hati dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang utama terletak pada momentum bullish jika berhasil menembus resistance Rp323, sementara risiko terbesar adalah potensi penurunan menuju support Rp301 jika tekanan jual berlanjut. Investor perlu memantau volume trading dan perkembangan ekosistem proyek.

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

DGB
38% Beli62% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 22 Hari
MERL
100% Beli0% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 10 Hari

Tentang DigiByte

DigiByte (DGB) adalah platform blockchain dan penciptaan aset sumber terbuka. Pengembangannya dimulai pada Oktober 2013, dan blok genesisnya ditambang pada Januari 2014 sebagai hasil percabangan Bitcoin (BTC).

Selengkapnya di halaman DGB

Tentang Merlin Chain

Merlin Chain adalah solusi Layer 2 untuk Bitcoin yang mengintegrasikan jaringan ZK-Rollup, jaringan oracle terdesentralisasi, dan fraud proofs. Tujuannya adalah meningkatkan aset, protokol, dan aplikasi Layer 1 Bitcoin, mendorong inovasi, dan memaksimalkan potensi aset di Layer 2. Token asli, MERL, digunakan untuk staking guna mendukung keamanan Merlin Chain.

Selengkapnya di halaman MERL