Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja DigiByte (DGB) vs Merlin Chain (MERL)

DigiByteTrading
Merlin ChainTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan DigiByte dan Merlin Chain: DigiByte diperdagangkan di Rp45,23 (kapitalisasi pasar Rp834,01M, volume 24 jam Rp54,88M), sedangkan Merlin Chain diperdagangkan di Rp302,69 (kapitalisasi pasar Rp398,41M, volume 24 jam Rp50,8M). Perbedaan utamanya: DigiByte jauh lebih besar — sekitar 2,1× kapitalisasi pasar Merlin Chain, dan suplai beredar DigiByte 18,4B / 21B DGB (88%) dibanding 1,3B / 2,1B MERL (63%) milik Merlin Chain. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DigiByte selama 22 Hari dan Merlin Chain selama 9 Hari.

DGBMERL
Kap. Pasar
Rp834,01MRp398,41M
Volume (24h)
Rp54,88MRp50,8M
Suplai yang Beredar
18,4B / 21B DGB (88%)1,3B / 2,1B MERL (63%)
Typical Hold Time
22 Hari9 Hari

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

DigiByte

DigiByte (DGB) saat ini diperdagangkan pada Rp44,668 dengan kapitalisasi pasar Rp820,78 juta, menunjukkan sinyal teknis bearish dari rata-rata bergerak dan netral dari osilator. Harga berada di dekat resistance R1 (Rp44) dengan support kuat di S1 (Rp42). Sirkulasi token mencapai 88% dari total supply 21 juta DGB, dengan rata-rata hold time 22 hari. Tidak ada perkembangan fundamental signifikan yang dilaporkan.

Outlook jangka pendek cenderung bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang muncul jika harga bertahan di atas support kunci, namun investor perlu waspada terhadap tekanan jual berkelanjutan dan rendahnya likuiditas pasar. Risiko utama termasuk eksposur regulasi kripto dan ketergantungan pada sentimen pasar secara keseluruhan.

Merlin Chain

Merlin Chain (MERL) menunjukkan tekanan jual signifikan dengan sinyal teknis bearish dari moving averages, meskipun RSI jangka pendek mengindikasikan oversold. Token ini diperdagangkan di Rp311,48 dengan market cap Rp405,88 juta dan supply yang beredar 63%. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem besar yang dilaporkan.

Outlook keseluruhan bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang muncul dari level support kuat di Rp284, namun investor harus waspada terhadap likuiditas terbatas dan tekanan jual berkelanjutan. Risiko utama termasuk volatilitas crypto dan kurangnya perkembangan fundamental.

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

DGB

Belum ada data sentimen.

MERL
60% Beli40% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 9 Hari

Tentang DigiByte

DigiByte (DGB) adalah platform blockchain dan penciptaan aset sumber terbuka. Pengembangannya dimulai pada Oktober 2013, dan blok genesisnya ditambang pada Januari 2014 sebagai hasil percabangan Bitcoin (BTC).

Selengkapnya di halaman DGB

Tentang Merlin Chain

Merlin Chain adalah solusi Layer 2 untuk Bitcoin yang mengintegrasikan jaringan ZK-Rollup, jaringan oracle terdesentralisasi, dan fraud proofs. Tujuannya adalah meningkatkan aset, protokol, dan aplikasi Layer 1 Bitcoin, mendorong inovasi, dan memaksimalkan potensi aset di Layer 2. Token asli, MERL, digunakan untuk staking guna mendukung keamanan Merlin Chain.

Selengkapnya di halaman MERL