Perbedaan DigiByte dan Mantra: DigiByte diperdagangkan di Rp44,85 (kapitalisasi pasar Rp821,3M, volume 24 jam Rp51,39M), sedangkan Mantra diperdagangkan di Rp113,97 (kapitalisasi pasar Rp618,78M, volume 24 jam Rp148,24M). Perbedaan utamanya: DigiByte lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar DigiByte 18,4B / 21B DGB (88%) dibanding 5,4B / 10B MANTRA (54%) milik Mantra. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DigiByte selama 22 Hari dan Mantra selama 20 Hari.
| DGB | MANTRA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp821,3M | Rp618,78M |
Volume (24h) | Rp51,39M | Rp148,24M |
Suplai yang Beredar | 18,4B / 21B DGB (88%) | 5,4B / 10B MANTRA (54%) |
Typical Hold Time | 22 Hari | 20 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
DigiByte (DGB) adalah platform blockchain dan penciptaan aset sumber terbuka. Pengembangannya dimulai pada Oktober 2013, dan blok genesisnya ditambang pada Januari 2014 sebagai hasil percabangan Bitcoin (BTC).
Selengkapnya di halaman DGB →MANTRA adalah blockchain Layer 1 berorientasi pada kepatuhan yang dirancang untuk tokenisasi dan pengelolaan aset dunia nyata dalam kerangka regulasi. Ditujukan untuk institusi, jaringan ini memungkinkan aset seperti properti dibawa on-chain dengan kontrol hukum dan regulasi yang tertanam. MANTRA kompatibel dengan EVM, sehingga developer dapat menggunakan tools Ethereum yang familiar dengan fitur kepatuhan khusus.
Selengkapnya di halaman MANTRA →