Perbedaan DigiByte dan Lisk: DigiByte diperdagangkan di Rp44,85 (kapitalisasi pasar Rp821,3M, volume 24 jam Rp51,39M), sedangkan Lisk diperdagangkan di Rp1.548 (kapitalisasi pasar Rp341,19M, volume 24 jam Rp35,68M). Perbedaan utamanya: DigiByte jauh lebih besar — sekitar 2,4× kapitalisasi pasar Lisk, dan suplai beredar DigiByte 18,4B / 21B DGB (88%) dibanding 221,1M / 400M LSK (56%) milik Lisk. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DigiByte selama 22 Hari dan Lisk selama 24 Hari.
| DGB | LSK | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp821,3M | Rp341,19M |
Volume (24h) | Rp51,39M | Rp35,68M |
Suplai yang Beredar | 18,4B / 21B DGB (88%) | 221,1M / 400M LSK (56%) |
Typical Hold Time | 22 Hari | 24 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
DigiByte (DGB) adalah platform blockchain dan penciptaan aset sumber terbuka. Pengembangannya dimulai pada Oktober 2013, dan blok genesisnya ditambang pada Januari 2014 sebagai hasil percabangan Bitcoin (BTC).
Selengkapnya di halaman DGB →Lisk (LSK) adalah blockchain Layer 2 yang dirancang untuk meningkatkan adopsi Web3 di pasar berkembang melalui integrasi Ethereum. Ia menawarkan SDK yang mudah digunakan pengembang untuk membangun aplikasi blockchain dan mendukung sidechain yang dapat diskalakan yang terhubung ke mainchain-nya untuk pengembangan yang efisien.
Selengkapnya di halaman LSK →