Perbedaan DigiByte dan IoTeX: DigiByte diperdagangkan di Rp44,67 (kapitalisasi pasar Rp820,78M, volume 24 jam Rp51,6M), sedangkan IoTeX diperdagangkan di Rp45,11 (kapitalisasi pasar Rp418,89M, volume 24 jam Rp18,58M). Perbedaan utamanya: DigiByte lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar DigiByte 18,4B / 21B DGB (88%) dibanding 9,4B / 10B IOTX (95%) milik IoTeX. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DigiByte selama 22 Hari dan IoTeX selama 39 Hari.
| DGB | IOTX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp820,78M | Rp418,89M |
Volume (24h) | Rp51,6M | Rp18,58M |
Suplai yang Beredar | 18,4B / 21B DGB (88%) | 9,4B / 10B IOTX (95%) |
Typical Hold Time | 22 Hari | 39 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
DigiByte (DGB) adalah platform blockchain dan penciptaan aset sumber terbuka. Pengembangannya dimulai pada Oktober 2013, dan blok genesisnya ditambang pada Januari 2014 sebagai hasil percabangan Bitcoin (BTC).
Selengkapnya di halaman DGB →IoTeX adalah platform terdesentralisasi untuk machine economics yang melayani berbagai perangkat mulai dari smart home hingga kendaraan otonom. Oleh karena itu, IoTeX telah meluncurkan blockchain yang cepat, berkinerja tinggi, dan kompatibel dengan EVM yang memberikan fleksibilitas dan skalabilitas untuk beragam aplikasi. IOTX merupakan native coin yang dapat digunakan untuk staking dan tata kelola, membayar transaksi, serta mendaftarkan perangkat baru di jaringan IoTeX.
Selengkapnya di halaman IOTX →