Perbedaan DigiByte dan GUNZ: DigiByte diperdagangkan di Rp44,68 (kapitalisasi pasar Rp820,78M, volume 24 jam Rp51,6M), sedangkan GUNZ diperdagangkan di Rp70,71 (kapitalisasi pasar Rp187,78M, volume 24 jam Rp109,28M). Perbedaan utamanya: DigiByte jauh lebih besar — sekitar 4,4× kapitalisasi pasar GUNZ, dan suplai beredar DigiByte 18,4B / 21B DGB (88%) dibanding 2,7B / 10B GUN (27%) milik GUNZ. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DigiByte selama 22 Hari dan GUNZ selama 8 Hari.
| DGB | GUN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp820,78M | Rp187,78M |
Volume (24h) | Rp51,6M | Rp109,28M |
Suplai yang Beredar | 18,4B / 21B DGB (88%) | 2,7B / 10B GUN (27%) |
Typical Hold Time | 22 Hari | 8 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
DigiByte (DGB) adalah platform blockchain dan penciptaan aset sumber terbuka. Pengembangannya dimulai pada Oktober 2013, dan blok genesisnya ditambang pada Januari 2014 sebagai hasil percabangan Bitcoin (BTC).
Selengkapnya di halaman DGB →GUNZ telah berkembang menjadi platform lengkap yang menyediakan infrastruktur native blockchain untuk kebutuhan pengembangan game modern. GUNZ menawarkan rangkaian produk white-label dan SDK yang mudah diintegrasikan, sehingga studio mana pun dapat meluncurkan ekonomi berbasis komunitas secara mulus. Fitur utama mencakup dompet dalam game, marketplace P2P, block explorer, mesin pencetak token dan NFT, dan banyak lagi.
Selengkapnya di halaman GUN →