Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja DigiByte (DGB) vs Gram (GRAM)

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan DigiByte dan Gram: DigiByte diperdagangkan di Rp74,3 (kapitalisasi pasar Rp1,36T, volume 24 jam Rp45,6M), sedangkan Gram diperdagangkan di Rp23.713 (kapitalisasi pasar Rp65,84T, volume 24 jam Rp681,35M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 48,4× kapitalisasi pasar DigiByte, dan suplai DigiByte dibatasi (18,4B / 21B DGB (88%)), sedangkan Gram terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DigiByte selama 22 Hari dan Gram selama 6 Hari.

DGBGRAM
Kap. Pasar
Rp1,36TRp65,84T
Volume (24h)
Rp45,6MRp681,35M
Suplai yang Beredar
18,4B / 21B DGB (88%)2,8B GRAM
Typical Hold Time
22 Hari6 Hari

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

DigiByte

DigiByte (DGB) menunjukkan sinyal teknis bullish dengan harga saat ini Rp72.865, didukung oleh moving averages yang positif meskipun osilator netral. Token ini mendekati level resistance R1 (Rp68) dan R2 (Rp70), dengan market cap Rp1,35T dan sirkulasi 88% dari total supply 21 juta DGB. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang dilaporkan.

Outlook keseluruhan cenderung positif jangka pendek dengan momentum teknis kuat, namun investor perlu waspada terhadap volatilitas tinggi dan risiko likuiditas. Peluang terletak pada potensi breakout di atas resistance, sementara risiko utama meliputi tekanan regulator kripto dan rendahnya volume perdagangan yang dapat memperparah pergerakan harga.

Gram

GRAM saat ini diperdagangkan di Rp24.110 dengan sinyal teknis bearish yang kuat (11 sinyal jual vs 1 beli), meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold. Token ini mengalami tekanan jual signifikan dengan market cap Rp66,67 triliun. Kabar positif datang dari pengumuman integrasi wallet non-custodial Telegram untuk 1 miliar pengguna yang mendorong kenaikan 7% pada 22 Juli 2026.

Outlook tetap hati-hati dengan momentum bearish dominan. Peluang utama terletak pada adopsi massal melalui Telegram, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual teknis perlu diwaspadai. Support kunci di Rp22.820 menjadi level penting untuk dipantau.

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

DGB
100% Beli0% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 22 Hari
GRAM
93% Beli7% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 6 Hari

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

Tentang DigiByte

DigiByte (DGB) adalah platform blockchain dan penciptaan aset sumber terbuka. Pengembangannya dimulai pada Oktober 2013, dan blok genesisnya ditambang pada Januari 2014 sebagai hasil percabangan Bitcoin (BTC).

Selengkapnya di halaman DGB

Tentang Gram

GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.

Selengkapnya di halaman GRAM