Perbedaan DigiByte dan Ampleforth Governance Token: DigiByte diperdagangkan di Rp44,86 (kapitalisasi pasar Rp821,3M, volume 24 jam Rp51,39M), sedangkan Ampleforth Governance Token diperdagangkan di Rp4.338 (kapitalisasi pasar Rp107,55M, volume 24 jam Rp54,88M). Perbedaan utamanya: DigiByte jauh lebih besar — sekitar 7,6× kapitalisasi pasar Ampleforth Governance Token, dan suplai DigiByte dibatasi (18,4B / 21B DGB (88%)), sedangkan Ampleforth Governance Token terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DigiByte selama 22 Hari dan Ampleforth Governance Token selama 17 Hari.
| DGB | FORTH | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp821,3M | Rp107,55M |
Volume (24h) | Rp51,39M | Rp54,88M |
Suplai yang Beredar | 18,4B / 21B DGB (88%) | 14,3M FORTH |
Typical Hold Time | 22 Hari | 17 Hari |
DigiByte (DGB) adalah platform blockchain dan penciptaan aset sumber terbuka. Pengembangannya dimulai pada Oktober 2013, dan blok genesisnya ditambang pada Januari 2014 sebagai hasil percabangan Bitcoin (BTC).
Selengkapnya di halaman DGB →FORTH adalah token tata kelola dari Ampleforth (AMPL), cryptocurrency rebasing pertama yang mempertahankan pasokan non-dilutif seperti Bitcoin. Namun, tidak seperti Bitcoin, AMPL dapat digunakan untuk kontrak dengan nilai yang dapat diprediksi. Sementara AMPL berfungsi sebagai unit akun independen, FORTH mengatur pengembangan dan evolusinya.
Selengkapnya di halaman FORTH →