Perbedaan DigiByte dan SynFutures: DigiByte diperdagangkan di Rp44,85 (kapitalisasi pasar Rp821,3M, volume 24 jam Rp51,39M), sedangkan SynFutures diperdagangkan di Rp59,41 (kapitalisasi pasar Rp265,42M, volume 24 jam Rp55,41M). Perbedaan utamanya: DigiByte jauh lebih besar — sekitar 3,1× kapitalisasi pasar SynFutures, dan suplai beredar DigiByte 18,4B / 21B DGB (88%) dibanding 4,5B / 10B F (45%) milik SynFutures. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DigiByte selama 22 Hari dan SynFutures selama 13 Hari.
| DGB | F | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp821,3M | Rp265,42M |
Volume (24h) | Rp51,39M | Rp55,41M |
Suplai yang Beredar | 18,4B / 21B DGB (88%) | 4,5B / 10B F (45%) |
Typical Hold Time | 22 Hari | 13 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
DigiByte (DGB) adalah platform blockchain dan penciptaan aset sumber terbuka. Pengembangannya dimulai pada Oktober 2013, dan blok genesisnya ditambang pada Januari 2014 sebagai hasil percabangan Bitcoin (BTC).
Selengkapnya di halaman DGB →SynFutures (F) adalah bursa terdesentralisasi (DEX) dan infrastruktur keuangan untuk masa depan trading. Dengan Oyster AMM dan mesin pencocokan on-chain, siapa pun dapat mencatat dan memperdagangkan derivatif dengan leverage.
Selengkapnya di halaman F →