Perbedaan DigiByte dan EigenCloud: DigiByte diperdagangkan di Rp44,86 (kapitalisasi pasar Rp821,3M, volume 24 jam Rp51,39M), sedangkan EigenCloud diperdagangkan di Rp4.478 (kapitalisasi pasar Rp3,67T, volume 24 jam Rp331,25M). Perbedaan utamanya: EigenCloud jauh lebih besar — sekitar 4,5× kapitalisasi pasar DigiByte, dan suplai DigiByte dibatasi (18,4B / 21B DGB (88%)), sedangkan EigenCloud terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DigiByte selama 22 Hari dan EigenCloud selama 25 Hari.
| DGB | EIGEN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp821,3M | Rp3,67T |
Volume (24h) | Rp51,39M | Rp331,25M |
Suplai yang Beredar | 18,4B / 21B DGB (88%) | 822,3M EIGEN |
Typical Hold Time | 22 Hari | 25 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
DigiByte (DGB) adalah platform blockchain dan penciptaan aset sumber terbuka. Pengembangannya dimulai pada Oktober 2013, dan blok genesisnya ditambang pada Januari 2014 sebagai hasil percabangan Bitcoin (BTC).
Selengkapnya di halaman DGB →Token EIGEN adalah token kerja universal yang dirancang untuk EigenLayer, memberikan keamanan bagi berbagai tugas digital yang tidak hanya dapat diverifikasi secara objektif, tetapi juga dapat diatributkan secara intersubjektif. Berbeda dengan token kerja tradisional yang terkait dengan tugas digital spesifik atau kesalahan objektif yang dapat diverifikasi on-chain, EIGEN menangani kategori kesalahan yang lebih luas, di mana beberapa pengamat eksternal sepakat apakah tugas tersebut dilakukan dengan benar. Ini memperluas jangkauan tugas yang dapat dikelola dengan aman di blockchain. Token EIGEN digunakan untuk mengidentifikasi kesalahan intersubjektif di platform EigenLayer, menjalankan tugas validasi di berbagai Actively Validated Services (AVS), serta memberikan insentif dan sanksi kepada operator berdasarkan kinerja mereka.
Selengkapnya di halaman EIGEN →