Perbedaan Dollar General Corp. dan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF: Dollar General Corp. diperdagangkan di $120,04 (kapitalisasi pasar $27,00B), sedangkan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF diperdagangkan di $58,76. Perbedaan utamanya: Dollar General Corp. membagikan dividen 1,93%, sedangkan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| DG | SPUS | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $27,00B | — |
Sektor | Consumer Staples | Broad Market / Factor |
Tertinggi 52 Minggu | $156,26 | $59,51 |
Terendah 52 Minggu | $95,94 | $46,28 |
Nilai Perusahaan | $41,45B | — |
Imbal Hasil Dividen | 1,93% | — |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Saham DG diperdagangkan di $126,59, turun 0,69% hari ini, dengan sinyal teknis bullish didukung moving averages. Fundamental menunjukkan valuasi menarik dengan P/E 17,91 dan P/S 0,65, meski margin laba bersih turun menjadi 3,63%. Perusahaan konsisten mengungguli estimasi EPS tiga kuartal terakhir, dengan pendapatan 2025 mencapai $40,61 miliar. Berita terbaru menyoroti prospek positif menjelang rilis laporan kuartal II 2026 pada 27 Agustus 2026.
Outlook DG didukung momentum earnings yang kuat dan posisi sebagai retailer diskon yang diuntungkan trade-down konsumen. Risiko utama termasuk persaingan ketat dari Walmart dan Amazon, serta tekanan margin dari biaya operasional. Analis memberi konsensus 'Buy' dengan target harga $128,45, menunjukkan potensi kenaikan terbatas dari level saat ini.
SPUS diperdagangkan pada $59.16, naik 0.82% dalam 24 jam dengan sinyal teknis bullish dari rata-rata bergerak namun RSI jangka pendek menunjukkan kondisi jenuh beli. Strategi dividen perusahaan tetap stabil dengan pembayaran $0.03 per kuartal, mencerminkan pendekatan pendapatan yang konsisten meskipun metrik valuasi seperti P/E dan P/B tidak tersedia untuk analisis mendalam.
Outlook SPUS didukung oleh momentum teknis positif namun menghadapi risiko koreksi akibat kondisi overbought. Investor perlu memantau perkembangan laporan keuangan berikutnya untuk menilai fundamental sebenarnya, sementara strategi dividen memberikan daya tarik bagi investor yang mencari pendapatan.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Pengecer diskon Amerika terkemuka, Dollar General mengoperasikan lebih dari 18.000 toko di 47 negara bagian, menjual produk bermerek dan label pribadi di berbagai kategori. Pada tahun fiskal 2021, 77% penjualan bersih berasal dari barang habis pakai (termasuk kertas dan produk pembersih, makanan kemasan dan mudah rusak, tembakau, serta barang kesehatan dan kecantikan), 12% dari barang dagangan musiman (seperti mainan, kartu ucapan, dekorasi, dan peralatan berkebun). persediaan), 7% dari produk rumah tangga (misalnya, perlengkapan dapur, peralatan kecil, dan peralatan masak), dan 4% dari pakaian dasar. Tokonya rata-rata berukuran sekitar 7.400 kaki persegi, dan sekitar 75% lokasi Dollar General berada di kota-kota berpenduduk 20.000 orang atau kurang. Perusahaan ini menekankan nilai, dengan sebagian besar barangnya dijual dengan harga rendah setiap hari $5 atau kurang.
Selengkapnya di halaman DG →SPUS melacak indeks berbobot kapitalisasi pasar dari saham-saham S&P 500 yang mematuhi hukum Syariah. ETF ini menyaring perusahaan yang terlibat dalam aktivitas bisnis non-syariah seperti alkohol, tembakau, perjudian, dan keuangan konvensional, serta mengecualikan sektor-sektor seperti Dirgantara & Pertahanan, dan Pemrosesan Data. Dengan berfokus pada saham ber-leverage rendah, SPUS memberikan investor eksposur yang sadar nilai dan selaras secara etika ke portofolio terdiversifikasi dari ekuitas AS berkapitalisasi besar.
Selengkapnya di halaman SPUS →