Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Dollar General Corp. (DG) vs Indonesia Energy Corporation Limited (INDO)

Dollar General Corp.Trading
Indonesia Energy Corporation LimitedTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Dollar General Corp. dan Indonesia Energy Corporation Limited: Dollar General Corp. diperdagangkan di $123,9 (kapitalisasi pasar $27,42B), sedangkan Indonesia Energy Corporation Limited diperdagangkan di $2,85 (kapitalisasi pasar $43,24M). Perbedaan utamanya: Indonesia Energy Corporation Limited jauh lebih besar — sekitar 1576951130,6× kapitalisasi pasar Dollar General Corp., dan Dollar General Corp. membagikan dividen 1,9%, sedangkan Indonesia Energy Corporation Limited tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Dollar General Corp. selama 59 Hari dan Indonesia Energy Corporation Limited selama 24 Hari.

DGINDO
Kapitalisasi Pasar
$27,42B$43,24M
Volume
2.291.517116.953
Sektor
Consumer StaplesEnergy
Tertinggi 52 Minggu
$156,26$6,74
Terendah 52 Minggu
$95,94$2,49
Rata-rata Waktu Simpan
59 Hari24 Hari
Nilai Perusahaan
$41,60B$38,18M
Imbal Hasil Dividen
1,9%—

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

Dollar General Corp.

Saham DG diperdagangkan di $122,16 dengan penurunan harian -0,89%. Secara teknis, sinyal netral dengan support kunci di $119 dan resistance di $124. Fundamental menunjukkan valuasi menarik dengan P/E 15,86 dan P/S 0,62, didukung pertumbuhan revenue menjadi $40,61B pada 2025. Perusahaan konsisten mengungguli ekspektasi EPS dalam tiga kuartal terakhir, dengan margin laba bersih 3,9%.

Outlook positif didukung konsensus analis 'Buy' 55,77% dengan target harga $137,27. Peluang investasi terletak pada valuasi yang menarik dan momentum earnings yang kuat. Risiko utama termasuk tekanan margin akibat persaingan retail dan volatilitas konsumen berpenghasilan rendah. Net cash flow positif $395M menunjukkan kesehatan keuangan yang memadai.

Indonesia Energy Corporation Limited

INDO (Indonesia Energy Corporation) diperdagangkan pada $2.77 dengan performa datar hari ini. Saham ini menunjukkan sinyal teknis bearish dengan rasio jual 11 vs beli 7. Fundamental masih menantang dengan margin laba negatif (-152.72%) dan rugi bersih $5.10 juta pada 2025, meski ada perkembangan positif dari penemuan minyak di sumur K-29 yang diumumkan September 2026.

Outlook: Potensi jangka panjang dari eksplorasi minyak baru vs risiko fundamental lemah. Peluang terletak pada realisasi produksi sumur K-29, sementara risiko utama adalah burn rate kas yang tinggi dan profitabilitas negatif. Analis sepakat memberi rating Buy (100%) meski fundamental belum mendukung.

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

DG

Belum ada data sentimen.

INDO
100% Beli0% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 24 Hari

Tentang Dollar General Corp.

Pengecer diskon Amerika terkemuka, Dollar General mengoperasikan lebih dari 18.000 toko di 47 negara bagian, menjual produk bermerek dan label pribadi di berbagai kategori. Pada tahun fiskal 2021, 77% penjualan bersih berasal dari barang habis pakai (termasuk kertas dan produk pembersih, makanan kemasan dan mudah rusak, tembakau, serta barang kesehatan dan kecantikan), 12% dari barang dagangan musiman (seperti mainan, kartu ucapan, dekorasi, dan peralatan berkebun). persediaan), 7% dari produk rumah tangga (misalnya, perlengkapan dapur, peralatan kecil, dan peralatan masak), dan 4% dari pakaian dasar. Tokonya rata-rata berukuran sekitar 7.400 kaki persegi, dan sekitar 75% lokasi Dollar General berada di kota-kota berpenduduk 20.000 orang atau kurang. Perusahaan ini menekankan nilai, dengan sebagian besar barangnya dijual dengan harga rendah setiap hari $5 atau kurang.

Selengkapnya di halaman DG →

Tentang Indonesia Energy Corporation Limited

Indonesia Energy adalah perusahaan eksplorasi dan produksi minyak dan gas bumi. Perusahaan ini berfokus pada pengembangan sumber daya energi di Indonesia, terutama melalui blok Kruh dan Citarum.

Selengkapnya di halaman INDO →