Perbedaan DeXe dan Reserve Rights: DeXe diperdagangkan di Rp35.643 (kapitalisasi pasar Rp3T, volume 24 jam Rp488,03M), sedangkan Reserve Rights diperdagangkan di Rp21,07 (kapitalisasi pasar Rp1,3T, volume 24 jam Rp54,99M). Perbedaan utamanya: DeXe jauh lebih besar — sekitar 2,3× kapitalisasi pasar Reserve Rights, dan suplai Reserve Rights dibatasi (62,6B / 100B RSR (63%)), sedangkan DeXe terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DeXe selama 10 Hari dan Reserve Rights selama 44 Hari.
| DEXE | RSR | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp3T | Rp1,3T |
Volume (24h) | Rp488,03M | Rp54,99M |
Suplai yang Beredar | 83,7M DEXE | 62,6B / 100B RSR (63%) |
Typical Hold Time | 10 Hari | 44 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Protokol DeXe adalah infrastruktur yang fleksibel dan berbasis prestasi untuk membuat dan mengelola DAO. Protokol ini memastikan insentif yang tepat dan partisipasi anggota yang aktif, membantu DAO tumbuh secara efisien dan berkelanjutan. Diatur oleh DeXe DAO, token tata kelolanya, $DEXE, memiliki peran penting dalam pengambilan keputusan.
Selengkapnya di halaman DEXE →Reserve Rights merupakan token ERC-20 yang bisa digunakan sebagai token tata kelola untuk Reserve stablecoins (RTokens), di mana perubahan RTokens dapat diusulkan dan di-vote dengan RSR. Tidak seperti umumnya stablecoin yang nilainya didukung cadangan dolar AS dalam rekening bank di bawah kendali penerbit stablecoin atau kustodian tepercaya, stablecoin Reserve didukung oleh beberapa mata uang kripto yang dikelola oleh kontrak pintar.
Selengkapnya di halaman RSR →