Perbedaan DeXe dan EigenCloud: DeXe diperdagangkan di Rp801.543 (kapitalisasi pasar Rp65,75T, volume 24 jam Rp3,14T), sedangkan EigenCloud diperdagangkan di Rp4.491 (kapitalisasi pasar Rp3,67T, volume 24 jam Rp331,25M). Perbedaan utamanya: DeXe jauh lebih besar — sekitar 17,9× kapitalisasi pasar EigenCloud, dan suplai beredar DeXe 83,7M DEXE dibanding 822,3M EIGEN milik EigenCloud. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DeXe selama 11 Hari dan EigenCloud selama 25 Hari.
| DEXE | EIGEN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp65,75T | Rp3,67T |
Volume (24h) | Rp3,14T | Rp331,25M |
Suplai yang Beredar | 83,7M DEXE | 822,3M EIGEN |
Typical Hold Time | 11 Hari | 25 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Protokol DeXe adalah infrastruktur yang fleksibel dan berbasis prestasi untuk membuat dan mengelola DAO. Protokol ini memastikan insentif yang tepat dan partisipasi anggota yang aktif, membantu DAO tumbuh secara efisien dan berkelanjutan. Diatur oleh DeXe DAO, token tata kelolanya, $DEXE, memiliki peran penting dalam pengambilan keputusan.
Selengkapnya di halaman DEXE →Token EIGEN adalah token kerja universal yang dirancang untuk EigenLayer, memberikan keamanan bagi berbagai tugas digital yang tidak hanya dapat diverifikasi secara objektif, tetapi juga dapat diatributkan secara intersubjektif. Berbeda dengan token kerja tradisional yang terkait dengan tugas digital spesifik atau kesalahan objektif yang dapat diverifikasi on-chain, EIGEN menangani kategori kesalahan yang lebih luas, di mana beberapa pengamat eksternal sepakat apakah tugas tersebut dilakukan dengan benar. Ini memperluas jangkauan tugas yang dapat dikelola dengan aman di blockchain. Token EIGEN digunakan untuk mengidentifikasi kesalahan intersubjektif di platform EigenLayer, menjalankan tugas validasi di berbagai Actively Validated Services (AVS), serta memberikan insentif dan sanksi kepada operator berdasarkan kinerja mereka.
Selengkapnya di halaman EIGEN →