Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Dewi Shri Farmindo Tbk. (DEWI) vs Phapros Tbk. (PEHA)

Dewi Shri Farmindo Tbk.Trading
Phapros Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Dewi Shri Farmindo Tbk. dan Phapros Tbk.: Dewi Shri Farmindo Tbk. diperdagangkan di Rp121 (kapitalisasi pasar 238 M, volume 24 jam 102,65 jt), sedangkan Phapros Tbk. diperdagangkan di Rp256 (kapitalisasi pasar 211,68 M, volume 24 jam 116,4 rb). Perbedaan utamanya: Dewi Shri Farmindo Tbk. dan Phapros Tbk. berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan Dewi Shri Farmindo Tbk. lebih aktif diperdagangkan (102,65 jt vs 116,4 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

DEWIPEHA
Kapitalisasi Pasar
238 M211,68 M
Volume
102,65 jt116,4 rb
Lot
1,03 jt1,16 rb
Perputaran
12,2 M29,27 jt
Harga Rata-rata
118,83251,47
Nilai Transaksi
12,2 M29,27 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
121256
Volume Ekuilibrium Indikatif
5,26 rb20

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

DEWI
Lihat detail
PEHA
Lihat detail

Tentang Dewi Shri Farmindo Tbk.

PT Dewi Shri Farmindo Tbk (The "Company") is domiciled in Cianjur was established based on notarial deed No. 15 dated September 17, 2019 of Amaliyah, S.H.,M.Kn notary in Jakarta. The Company commenced commercial operations in 2019.

Selengkapnya di halaman DEWI

Tentang Phapros Tbk.

PT Phapros Tbk was established under the name of N.V. Pharmaceutical Processing Industries, in short N.V. Phapros, based on Notarial Deed No 54 of Tan A Sioe dated 21 June 1954, which later became PT Pharmaceutical Processing Industries, in short PT Phapros based on Notarial Deed No.43 of E. Pondaag, replacing R.M. Soerojo, dated 5 September 1995, which finally became PT Phapros based on Notarial Deed No. 48 of Prof. Dr. Liliana Tedjosaputro, S.H., M.H., MM., dated 12 April 2006. The Company’s immediate and ultimate parent entity is PT Rajawali Nusantara Indonesia, incorporatedand domiciled in Indonesia.

Selengkapnya di halaman PEHA