Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Darma Henwa Tbk (DEWA) vs Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA)

Darma Henwa TbkTrading
Japfa Comfeed Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Darma Henwa Tbk dan Japfa Comfeed Indonesia Tbk.: Darma Henwa Tbk diperdagangkan di Rp362 (kapitalisasi pasar 14,57 T, volume 24 jam 668,31 jt), sedangkan Japfa Comfeed Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp2.030 (kapitalisasi pasar 23,69 T, volume 24 jam 13,03 jt). Perbedaan utamanya: Japfa Comfeed Indonesia Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Darma Henwa Tbk lebih aktif diperdagangkan (668,31 jt vs 13,03 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

DEWAJPFA
Kapitalisasi Pasar
14,57 T23,69 T
Volume
668,31 jt13,03 jt
Lot
6,68 jt130,26 rb
Perputaran
244,12 M26,31 M
Harga Rata-rata
365,292.019,74
Nilai Transaksi
244,12 M26,31 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
3622.030
Volume Ekuilibrium Indikatif
87,7 rb8,34 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

DEWA
Lihat detail
JPFA
Lihat detail

Tentang Darma Henwa Tbk

Darma Henwa Tbk (the Company) was established on 8 Oct 1991 based on Notaries Deed No.54, then changed to PT HWE Indonesia on Jan 2005. The Company started its commercial operations on 1993 with early main bussines in mining, and machine and equipment leasing. At Sep 5, 2005 company's name changed to PT Darma Henwa.

Selengkapnya di halaman DEWA

Tentang Japfa Comfeed Indonesia Tbk.

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (the Company) was established within the framework of the Foreign Capital Investment Law No. 1 year 1967 based on Notarial Deed No. 59 dated January 18, 1971 of Djojo Muljadi, S.H., public notary, as amended by Notarial Deed No. 60 dated Februari 15, 1972, of the same notary. Japfa is currently the second largest animal feed producer in Indonesia with an estimated market share of around 35% in the domestic poultry feed market. The company was originally involved in the production of copra extraction pellets

Selengkapnya di halaman JPFA