Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Caturkarda Depo Bangunan Tbk. (DEPO) vs Wilton Makmur Indonesia Tbk. (SQMI)

Caturkarda Depo Bangunan Tbk.Trading
Wilton Makmur Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Caturkarda Depo Bangunan Tbk. dan Wilton Makmur Indonesia Tbk.: Caturkarda Depo Bangunan Tbk. diperdagangkan di Rp250 (kapitalisasi pasar 1,67 T, volume 24 jam 208,3 rb), sedangkan Wilton Makmur Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp57 (kapitalisasi pasar 947,79 M, volume 24 jam 13,56 jt). Perbedaan utamanya: Caturkarda Depo Bangunan Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Wilton Makmur Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (13,56 jt vs 208,3 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

DEPOSQMI
Kapitalisasi Pasar
1,67 T947,79 M
Volume
208,3 rb13,56 jt
Lot
2,08 rb135,59 rb
Perputaran
51,18 jt797,5 jt
Harga Rata-rata
245,7158,82
Nilai Transaksi
51,18 jt797,5 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
25057
Volume Ekuilibrium Indikatif
3009,67 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

DEPO
Lihat detail
SQMI
Lihat detail

Tentang Caturkarda Depo Bangunan Tbk.

PT Caturkarda Depo Bangunan Tbk (the “Company”) was established based on Notarial Deed No. 5 dated January 3, 1996 of Public Notary Mrs. Poerbaningsih Adi Warsito, S.H., a Notary in Jakarta. The Company commenced its commercial operations in 1996.

Selengkapnya di halaman DEPO

Tentang Wilton Makmur Indonesia Tbk.

PT Renuka Coalindo Tbk (The Company) was initially established under the name PT Sanex Qianjiang Motor International. Sanex Qianjiang Motor International Tbk (the company) was established on 21 March 2000 based on Notaries Deed dated No. 180 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated July 24, 2000. The Company started the business activities with import Completely Built Up motorcycle from Chinese. The company considered public response and the potential market for motorcycle product in Indonesia then improved activity to establish motorcycle fabrication and distribution.

Selengkapnya di halaman SQMI