Perbedaan Dego Finance dan xMoney: Dego Finance diperdagangkan di Rp482,98 (kapitalisasi pasar Rp32,03M, volume 24 jam Rp99,08M), sedangkan xMoney diperdagangkan di Rp136,05 (kapitalisasi pasar Rp98,35M, volume 24 jam Rp327,35M). Perbedaan utamanya: xMoney jauh lebih besar — sekitar 3,1× kapitalisasi pasar Dego Finance, dan suplai beredar Dego Finance 21M / 21M DEGO (100%) dibanding 704,1M / 1B UTK (71%) milik xMoney. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Dego Finance selama 12 Hari dan xMoney selama 47 Hari.
| DEGO | UTK | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp32,03M | Rp98,35M |
Volume (24h) | Rp99,08M | Rp327,35M |
Suplai yang Beredar | 21M / 21M DEGO (100%) | 704,1M / 1B UTK (71%) |
Typical Hold Time | 12 Hari | 47 Hari |
Diluncurkan pada tahun 2020, Dego Finance adalah platform terdesentralisasi yang mengintegrasikan token yang tidak dapat dipertukarkan (NFT) dengan keuangan terdesentralisasi (DeFi). Platform ini beroperasi sebagai ekosistem NFT yang terbuka dan independen.
Selengkapnya di halaman DEGO →xMoney (sebelumnya bernama Utrust) didesain sebagai solusi untuk masalah yang mengakibatkan rendahnya penggunaan mata uang kripto sebagai metode pembayaran, terlebih keamanan platform pembayaran yang kurang berkembang dan biaya yang relatif tinggi. Tujuan utama dari platform ini adalah untuk membangun sistem yang mengizinkan transaksi kripto cepat dan efisien dengan biaya rendah, sehingga merchant dapat menjangkau audiens pemegang kripto yang lebih luas. Platform ini juga mengizinkan pembeli untuk melakukan pembelian secara aman sambil menawarkan juga pilihan untuk refund, serta melindungi para penjual dari volatilitas pasar kripto yang tinggi.
Selengkapnya di halaman UTK →