Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Dego Finance dan Turtle: Dego Finance diperdagangkan di Rp482,98 (kapitalisasi pasar Rp32,03M, volume 24 jam Rp99,08M), sedangkan Turtle diperdagangkan di Rp596,78 (kapitalisasi pasar Rp92,11M, volume 24 jam Rp34,49M). Perbedaan utamanya: Turtle jauh lebih besar — sekitar 2,9× kapitalisasi pasar Dego Finance, dan suplai beredar Dego Finance 21M / 21M DEGO (100%) dibanding 154,7M / 1B TURTLE (16%) milik Turtle. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Dego Finance selama 12 Hari dan Turtle selama 11 Hari.
| DEGO | TURTLE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp32,03M | Rp92,11M |
Volume (24h) | Rp99,08M | Rp34,49M |
Suplai yang Beredar | 21M / 21M DEGO (100%) | 154,7M / 1B TURTLE (16%) |
Typical Hold Time | 12 Hari | 11 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
DEGO Finance menunjukkan kapitalisasi pasar sebesar Rp32,03M dengan suplai sirkulasi penuh 21 juta token. Hold time rata-rata 12 hari mengindikasikan aktivitas perdagangan yang cukup aktif. Token ini berada dalam kategori crypto dengan volatilitas tinggi dan pergerakan harga yang perlu dipantau lebih lanjut mengingat data harga saat ini tidak tersedia.
Outlook: Potensi pertumbuhan terbatas oleh kapitalisasi pasar kecil dan volatilitas tinggi. Risiko utama meliputi likuiditas rendah dan sensitivitas terhadap sentimen pasar crypto secara keseluruhan. Investor perlu memantau perkembangan ekosistem dan volume perdagangan untuk timing yang tepat.
TURTLE saat ini diperdagangkan di Rp613,48 dengan kapitalisasi pasar Rp95,26 juta. Sinyal teknis keseluruhan bearish didukung oleh rata-rata bergerak yang menunjukkan tekanan jual, meskipun osilator netral. Token ini memiliki supply maksimum 1 juta dengan tingkat sirkulasi 16% dan rata-rata hold time 11 hari, menunjukkan aktivitas perdagangan yang terbatas.
Outlook keseluruhan bearish dengan risiko tinggi karena likuiditas rendah dan volatilitas. Peluang terbatas pada potensi rebound dari level support Rp598, namun investor harus waspada terhadap risiko likuiditas dan kurangnya perkembangan fundamental yang signifikan dalam ekosistem.
Diluncurkan pada tahun 2020, Dego Finance adalah platform terdesentralisasi yang mengintegrasikan token yang tidak dapat dipertukarkan (NFT) dengan keuangan terdesentralisasi (DeFi). Platform ini beroperasi sebagai ekosistem NFT yang terbuka dan independen.
Selengkapnya di halaman DEGO →Turtle menyelaraskan insentif antara protokol dan penyedia likuiditas untuk menghadirkan peluang yield unik. Sistem non-kustodial ini terintegrasi dengan API dan smart contract teraudit untuk melacak aliran likuiditas serta menyalurkan reward secara transparan. Turtle juga menyediakan layanan konsultasi bagi protokol yang membutuhkan insentif likuiditas yang efisien.
Selengkapnya di halaman TURTLE →