Perbedaan Dego Finance dan Slash Vision Labs: Dego Finance diperdagangkan di Rp482,98 (kapitalisasi pasar Rp32,03M, volume 24 jam Rp99,08M), sedangkan Slash Vision Labs diperdagangkan di Rp174,3 (kapitalisasi pasar --, volume 24 jam Rp1,46M). Perbedaan utamanya: suplai Dego Finance dibatasi (21M / 21M DEGO (100%)), sedangkan Slash Vision Labs terus bertambah, dan Dego Finance lebih aktif diperdagangkan (Rp99,08M vs Rp1,46M). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Dego Finance selama 12 Hari dan Slash Vision Labs selama 10 Hari.
| DEGO | SVL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp32,03M | -- |
Volume (24h) | Rp99,08M | Rp1,46M |
Suplai yang Beredar | 21M / 21M DEGO (100%) | -- |
Typical Hold Time | 12 Hari | 10 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Diluncurkan pada tahun 2020, Dego Finance adalah platform terdesentralisasi yang mengintegrasikan token yang tidak dapat dipertukarkan (NFT) dengan keuangan terdesentralisasi (DeFi). Platform ini beroperasi sebagai ekosistem NFT yang terbuka dan independen.
Selengkapnya di halaman DEGO →Slash Vision Labs adalah platform pembayaran cryptocurrency yang dirancang untuk mempermudah penggunaan aset digital dalam transaksi sehari-hari. Sebagai pencipta kartu kredit berbasis crypto pertama yang sesuai regulasi di Jepang, Slash Vision Labs menjembatani keuangan tradisional dengan mata uang digital. Slash Card, bersama dengan token SVL, menjadi pintu masuk bagi pengguna baru di Jepang yang ingin menjelajahi dunia crypto. Dengan menghadirkan solusi pembayaran yang aman dan self-custodial, Slash Vision Labs memudahkan integrasi cryptocurrency ke dalam kehidupan sehari-hari.
Selengkapnya di halaman SVL →