Perbedaan Dego Finance dan Subsquid: Dego Finance diperdagangkan di Rp482,98 (kapitalisasi pasar Rp32,03M, volume 24 jam Rp99,08M), sedangkan Subsquid diperdagangkan di Rp542,47 (kapitalisasi pasar Rp547,26M, volume 24 jam Rp69,99M). Perbedaan utamanya: Subsquid jauh lebih besar — sekitar 17,1× kapitalisasi pasar Dego Finance, dan suplai beredar Dego Finance 21M / 21M DEGO (100%) dibanding 1B / 1,3B SQD (76%) milik Subsquid. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Dego Finance selama 12 Hari dan Subsquid selama 8 Hari.
| DEGO | SQD | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp32,03M | Rp547,26M |
Volume (24h) | Rp99,08M | Rp69,99M |
Suplai yang Beredar | 21M / 21M DEGO (100%) | 1B / 1,3B SQD (76%) |
Typical Hold Time | 12 Hari | 8 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Diluncurkan pada tahun 2020, Dego Finance adalah platform terdesentralisasi yang mengintegrasikan token yang tidak dapat dipertukarkan (NFT) dengan keuangan terdesentralisasi (DeFi). Platform ini beroperasi sebagai ekosistem NFT yang terbuka dan independen.
Selengkapnya di halaman DEGO →Subsquid Network adalah danau data serta mesin kueri terdesentralisasi yang memberikan akses cepat dan tanpa izin bagi developer untuk memanfaatkan data blockchain. Dengan arsitektur modular dan keamanan berbasis ZK proofs, Subsquid menghadirkan skalabilitas tinggi untuk kebutuhan indexing blockchain, pengembangan dApp, dan analitik. Berbeda dengan framework monolitik yang kaku dan sulit beradaptasi, Subsquid menawarkan alternatif efisien dan terdesentralisasi dibandingkan infrastruktur terpusat seperti penyedia RPC dan API besar—mendorong terciptanya internet yang lebih terbuka, netral, dan ramah developer di era Web3.
Selengkapnya di halaman SQD →